Cinta Itu Buta dan Tuli




Hai... Aku tidak tau ini puisi atau hanya sekedar ilusi. Yang pasti, aku hanya ingin berbagi pengalamanku sendiri. Yah, cinta itu buta dan tuli. 
Ayo mulai!

Cinta Buta dan Tuli

Menghubungi kembali dia, bukanlah jalan yang terbaik
Tak perlu ikuti hayalan tinggi untuk kembali komunikasi
Lukamu akan kembali menganga saat hayalmu tak jadi nyata
Dia yang sekarang, bukan lagi dia yang dulu
Hangat berubah dingin
Manis berubah pahit.
Lalu apa yang masih membuatmu bertahan mengharapkan dia terus-terusan?
Lukamu belum sembuh, sayang!
Jangan lagi bermain agar tak ada luka baru lagi.
Tak sayangkah kau pada dirimu sendiri?

Nyatanya, kau tetap dengan egomu
Memilih luka kembali, daripada berdiam diri
Perlahan berjalan menghampiri dia lagi.
Hanya karena alasan nyaman, tidak mau pindah haluan
Alasan klasik, kau masih mencintainya.

Iya, kali ini aku setuju denganmu

Pemain Smack down tak peduli akan luka di hari kemarin dan hari ini
Ia akan tetap bersemangat berlatih diri untuk bertanding di keesokan hari
Hanya karena alasan nyaman, ia mencintai pekerjaannya.

Tenggorokan panas dan diare tak menjadi alasan pencinta pedas berhenti mengkonsumsi
Ia akan terus mengulangi lagi
Sangat suka, ia beralasan nyaman.

Dan... Ini yang terakhir
Pencinta rokok tak akan pernah peduli
Ia akan tetap mengkonsumsi
Meski tau bahwa itu membahayakan diri 
Sekali lagi, hanya karena nyaman, ia menyukai.

Yah, cinta itu buta dan tuli
Ia tak peduli
Kamu tak peduli
Mereka tak peduli
Akan terus mengejar seseorang yang menjadi mimpi
Tanpa peduli bahaya yang menimpa diri.

Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon