Kumpulan Nasihat Habluminannas




Saya beberapa hari banyak menemukan nasihat-nasihat tentang Akhlak kepada sesama makhluk atau hubungan dengan manusia lainnya (Habluminannas) yang di kutip dari beberapa sumber, dan InsyaaAllah halal di share. Mungkin, ini adalah nasihat lama, tapi menurut saya sangat penting di share dan diingat kembali, maka kali ini saya akan kembali mengutipnya tanpa merubah isinyaaaa..
Cekidot ke bawah!



"Dalam keadaan marah dan murka jadilah seperti orang mati, diamlah! Jangan melakukan apapun agar tidak menimbulkan kesalahan dan menyesal kemudian. Marah-marah adalah perbuatan gila yang berakhir dengan penyesalan."
(Syeikh Jalaluddin Rumi)


" Jadikanlah diri kita sebagai timbangan untuk orang lain. Bila kita tidak suka disakiti, maka jangan menyakiti. Bila kita tidak suka dibohongi, maka jangan pernah berbohong. Bila kita tidak suka dicaci maki, maka jangan mencaci. Jangan mengucapkan sesuatu yang orang lain tidak suka jika diucapkan kepadamu..."
(Al Habib Rifky Alaydrus)


"Seberapa rendah kau memandang rendah seseorang, maka serendah itu pula hakikat kerendahan dirimu. Karena tanda orang mulia tidak akan memandang rendah terhadap makhluk Allah."
(Al Habib Ali Zainal Abidin Al Jufri)


"Berhati-hatilah dengan perkataan dan perbuatan. Jika sudah melukai hati seseorang, bagaikan sebuah paku yang menancap pada kayu, walaupun sudah di cabut ia tetap membekas. Zaman sekarang adalah zaman dimana lebih baik berdiam diri daripada bercakap, jika hanya untuk menyakiti hati orang lain."
(Ad Da'ie Ilaallah sayyidil Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid)


"Ada orang yang sibuk nyari kesalahan orang lain tanpa sadar dirinya sendiri banyak salah. Banyak orang terlalu pandai menilai orang lain, tapi sayangnya dia terlalu bodoh menilai dirinya sendiri"
(Habib Ahmad Al Athos)


"Senyuman adalah jawaban yang teramat bijak untuk menjawab orang yang datang mencelamu"
(Habib Ali Zaenal Abidin Alkaff)


"Orang mulia terlihat dari caranya memuliakan orang lain. Orang rendah terlihat dari caranya merendahkan orang lain"
(Ustadzah Syarifah Halimah Alaydrus)


"Kelak setiap huruf yang kita ucapkan akan dipertanggung jawabkan. Saat itu semua manusia harus bertanggung jawab atas setiap nafasnya dan debu yang diinjaknya"
(Al Habib Munzir Al Musawa)


"Jika ada yang mencaci atau memfitnah kita jangan di balas, do'akan ia. Karena cacian dan fitnahnya menghapus dosa kita dan membuat kita lebih dicintai Allah SWT. Jika kita membalasnya, maka kita sama pula keburukannya dengan orang itu"
(Habib Munzir bin Fuad Al Musawa)



Sekian. Semoga bermanfaat.
Ini menjadi nasihat dikhususkan untuk diri saya sendiri dan semoga menjadi kesadaran juga buat teman-teman:)
Jazakumullah Khair

Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon