Move On yuk




Apa susahnya move on si?

Gampang cinta, gampang baper, eh malah tiba-tiba saatnya move on, sulitnya kayak minum obat (khusus yang nggak suka obat, sama kayak aku) Mau tidak mau harus di minum ya kan?

Move on adalah serapan dari bahasa inggris yang bermakna “pindah”, tetapi banyak orang yang mengasumsikan kata move disini dengan arti yang beda, seeperti pindah ke lain hati, pindah ke lingkungan lain ataupun melupakan kenangan yang buruk dari masa lalunya. (said mbah google)

Menurut pengalaman pribadi saya nih. Move on adalah hal tersulit, lebih sulit daripada ibu sulastri memberi tugas matematika waktu SD. Mohon maaf, nama ibu dibawa-bawa.

Mau makan teringat padamu, mau tidur teringat padamu, mau apapun teringat padamu, oh kasihku… (umi elvi lagi lewat guys:D)

Perjalanan panjang dilewatkan dengan bayang-bayang dia. apalagi akhwat nih, paling semangat kalau stalking doi. mau 5 jam tidak akan berhenti kalau belum tau seluk beluk tentang doi. Ikhwan juga kok, hehe

Yah, kalau tiap hari stalking in doi mana bisa move on atuh, paling makin tebel tuh cinta. Apalagi snap doi bijak-bijak, pinter agama, bukan lagi makin gila pasti. Teriak-teriak histeris di kamar sendirian. Kayak orang gila yang kesurupan. Udah gila masih kesurupan:v 

Eits, tapi jangan keseringan atuh, kalau bisa dihentikan. Oke ya? Kurangin stalking in doi dari sekarang. Lakukan hal yang berfaedah yang menyibukkan mu sampai lupa pada si dia. Baca buku misal, atau apalah hobby kalian.

Kemudian, belajar ikhlaskan dia. Lepas dia tanpa lagi menaruh harap. pulang pada yang maha peng kabul harap. simpan harapanmu hanya padaNya. Percayakan bahwa se baik-baik berharap hanya padaNya. Dia akan memberimu yang terbaik dari segala hal baik yang telah kau harap sebelumnya.

Kalau belum ikhlas, dari musim duren hingga musim rambutan (wali song:v) ya gabakal bisa move on! Ga percaya? Sini saya kasih contoh. Ibarat kita mau beli-beli, “Bang, cabe se kilo berapa?” “10 ribu neng” abang sayur menjawab. “Mahal kali” batin kita. Tapi karena sudah tidak ada lagi tukang cabe, terpaksa kita membelinya. Belum sampai dirumah, ketemu orang di jalan, “Mbak, kalau beli ke abang itu, harga cabenya mahal” kita pasang muka masam. Pulang kerumah, kita ngaduh sama orang tua “Buk, cabe mahal kalau beli ke abang itu”. Esoknya, kita mau beli cabe lagi, kebetulan abangnya bukan yang kemarin, “Cabe sekilo berapa bang?” “5 ribu mbak”, “Wah murah ya bang, ngga kayak abang-abang kemaren jual mahal” ungkit kita lagi. Bagaimana mau move on? Kalau setiap ada orang atau suatu hal dia selalu dibawa-bawa. Betul apa betul?:D

Jadi, selain berhenti stalking, kita harus belajar mengikhlaskan. Dan jangan diulangi. Sudah move on, kenal sama orang baru lagi, karena hanya sekedar dekat tidak sampai akad, lagi-lagi patah hati. Kemudian Berhenti stalking, belajar ikhlas, dan kembali dekat dengan orang lain lagi. Sampek monyet jadi nenek-nenek, itu hati ngga bakal luput dari patah hati. Paham kan akhy ukhty?

Istirahatkan hati. Jangan dekat dengan orang lain lagi, apalagi kejadian pahit terulang kembali. Sudah ya, hati mu lelah. Cukup belajar pantas kan diri, menjadi seorang muslim muslimah sejati agar yang datang tak pergi-pergi lagi, menjadi jodoh yang di dambakan hati, bergandeng tangan dengan dia yang kita cintai, menuju kebahagiaan dunia dan masuk surgaNya ilahi. Aamiin ya mujib

Tulisan ini di khususkan untuk menampar diri sendiri. Menjadi pengingat diri. Pun semoga menjadi pelajaran buat kalian saudara saudari.

Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

10 komentar

  1. Tersakiti oleh sebuah ikatan yang berwujud dulu,

    Memang berat untuk melepasnya,

    Hingga tak lepas hati ini mengingat kenangan terindah bersamanya, 

    Tetapi aku mulai sadar, 

    Cinta...tak harus memiliki seutuhnya, 

    Melepasnya itulah akhir dari usahaku untuk mencintaimu...!!!

    Pada intinya berdamailah dengan hati kita sendiri sebelum berdamai dengan hati yang lain🙄

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups. Betul sekali. Jangan jadikan hati lain menjadi pelarian:)

      Hapus
  2. Balasan
    1. Masyaa Allah jazakumullah Khair🤩

      Hapus
  3. Judulnya tak kira kira curahan hati ternyata celotehan... Heheh mantap dah

    BalasHapus
  4. Waaah cakep bener mah😍 Semangat untuk terus berkarya Kak.

    BalasHapus


EmoticonEmoticon