Review Buku Kumpulan Cerpen Sutono Adiwerna

 

Review Buku Kumpulan Cerpen Sutono Adiwerna


Jika melihat judulnya, “kumpulan cerpen”, sebenarnya saya tidak mau membukanya, karena memang saya kurang suka dengan cerpen. Tetapi, karena ini adalah buku gratis yang diberi seseorang, alangkah sangat tidak menghargai jika buku ini hanya sebagai pajangan di meja belajar.


Setelah membaca tamat dua hari, isi cerpennya tidak melulu tentang cinta, tapi lebih banyak tentang pentingnya pendidikan dan kisah dari seorang siswa yang banyak mempunyai kekurangan tapi tidak pernah patah semangat mengenyam pendidikan. Cerpen ini bagus sekali dibaca untuk anak-anak yang masih sekolah dan orang tua yang mempunyai anak yang masih sekolah. Ikut andilnya orang tua atas pendidikan anaknya adalah kewajiban dan mereka harus mempunyai kesadaran tentang pendidikan anaknya. Apalagi untuk orang yang kaya, yang sangat gampang mengeluarkan uang atas biaya sekolah, maka jangan disia-siakan, boleh baca cerpen ini sebagai pandangan!.


Membaca bukunya pun menumbuhkan semangat saya menghasilkan cerpen seperti mas sutono. Sekalipun saya tidak suka cerpen saya ingin menghasilkan beberapa cerpen sebagai karya awal-awal untuk dijadikan pengalaman dalam menghasilkan satu novel.


Tekerjut, cerpen sesederhana ini bisa jadi buku dan sudah banyak kali masuk Koran dan majalah. Nyali saya kemaren ciut karena pernah mengirim naskah cerpen tetapi tidak ada respon dari pihak sana. Selepas saya membaca cerpen ini lebih tepatnya cerpen terakhir yang ada di buku ini, tentang bagaimana perjuangan samsudin tentang cita-cita penulisnya dan keberhasilannya membuat semangat saya terus ingin menciptakan cerpen sebanyak mungkin, mengirim kepada beberapa majalah dan media sebanyak mungkin, sampai nasib saya seperti samsudin bahkan lebih, Aamiin.

Banyak pelajaran yang saya dapatkan dalam buku ini, sebagai tambahan referensi, sebagai tambahan pemikiran bahwa cerpen memang sesederhana ini. 3 lembar saja sudah bisa dikatakan cerpen, Ah sekali lagi semangat saya semakin berkobar. Terimakasih penulis


Terimakasih juga buat kak jihan, atas buku gratisnya. Ini sangat bermanfaat.


Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon