Review Terobsesi Bungkus Lupa Akan Isi Penulis Audrey

 

Review Terobsesi Bungkus Lupa Akan Isi Penulis Audrey


 

“Aku betul-betul berharap, di masa depan, indonesia mampu berubah mejadi Negara yang lebih suka berpikir dalam, serta LEBIH MEMENTINGKAN ‘ISI’ DARIPADA ‘BUNGKUS’ seseorang atau kelompok tertentu. Sebab, jika tidak, Negara kita akan terus terpecah belah dan gagal dalam mengerti kebutuhan orang-orang yang idealistis dan luar biasa di tanah air tercinta. Negara kita akan terus menjadi surga bagi orang-orang yang pandai ‘mengemas diri’ dengan bungkus yang gilang gemilang,tanpa peduli kualitas isinya” (Halaman 77)

 

Audrey adalah seseorang yang gifted sejak kecil, ia dilimpahi dengan pikiran kritis tentang hidupnya, terlebih pada negaranya. Audrey banyak kali melontarkan pertanyaan yang ditangkap aneh oleh guru-guru atau temen-temennya sehingga bukanlah jawaban yang di dapat oleh Audrey tetapi cemoohan dan dianggap tidak penting untuk dijawab hingga ia mencari jawabannya sendiri pada teman sejatinya (buku-buku).


Memiliki mata yang sipit seperti orang cina, banyak orang yang ngejudge bahwa Audrey bukanlah orang indonesia asli, padahal kecintaannya terhadap Negara indonesia sangat besar  hingga sedari kecil Audrey memiliki cita-cita yang tinggi untuk indonesia; ia mendedikasikan seluruh harinya, pemikirannya serta semangatnya untuk indonesia. Tapii sayang seribu sayang, tidak ada yang peduli dengan cita-cita besar Audrey.


Perjalanan panjang nan gelap yang berliku, telah Audrey alami di negaranya sendiri, bahkan Audrey dianggap aneh; mengalami gangguan psikis akibat perbuatannya itu. Ya, ini baru kali pertama saya  membaca buku tentang seseorang seperti Audrey dan saya kira anda juga harus membacanya agar tau ternyata beginilah indonesia; terobsesi bungkus lupa isi.


Jika hanya membaca judulnya saja, 80% tidak akan paham apa isi dari buku tersebut, bahkan saya mengira itu novel tentang percintaan! Setelah membuka lembar demi lembar baru paham. Isi dari bukunya pun tidak akan membuat pembaca bosan, berilustrasi dan terdapat banyak halaman yang menuliskan kembali kalimat yang sebelumnya dirasa sangat penting dan agar mudah diingat.


Awal membaca pun, saya tidak setuju bahwa Negara ini seperti apa yang dialami Audrey, dengan penjelasan yang sangat detail dengan contoh yang memang kerap kali saya dengar dan alami di Negara ini, ternyata sedikit tidaknya apa yang Audrey katakan tentang Negara ini adalah benar. Dan anda sangat sangat wajib membaca buku ini! Penguasa kah, pemuda kah, orang tua kah, tukang becak kah, semuanya harus membacanya apalagi anda warga Negara indonesia!


Manusia bisa menfokuskan energinya untuk mengembangkan potensi demi kebaikan diri sendiri dan bukan membuang waktu untuk menjaga reputasi akan kesempurnaan bungkus masing-masing. (opini Audrey dalam bukunya; yang saya betulkan)


Dan karena perbedaan agama saya dengan penulis (Audrey) ada beberapa yang kalimat yang ingin saya pertanyakan pada beliau tentang pernyataan yang ia tulis tentang agamanya, ya semoga ada kesempatan bisa di sharingkan, terlebih dengan pemikiran Audrey yang sangat kritis ini.


Sangat sangat mengagumkan sekali, perempuan ini mengutarakan apa yang ia alami di Negara tercintanya dengan blak-blakan. Oh ya, hampir lupa dengan keadaan yang gifted Audrey lulus kuliah dengan comlude di umur 16 tahun, di umur itu saya masih sekolah MA loh wkwk.










        


Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon