Bukan Wanita Biasa - Review

REVIEW BUKU BUKAN WANITA BIASA




Penulis: Nashita Zayn

Jumlah halaman: 246

Tahun terbit: 2017

Penerbit: PT ELEX MEDIA KUMPOTINDO

Pengulas: Sulfaini



Katakan selalu di hati “Aku tidak ingin menjadi wanita biasa, aku ingin menjadi wanita sholehah” (isi buku bukan wanita biasa)


Yang kebingungan mencari buku lengkap panduan untuk wanita, baik dari menjadi wanita sholehah, menjadi wanita yang taat, menjadi wanita yang cantik, menjadi wanita yang akhlaknya baik, menjadi wanita yang produktif dan sebagainya, Buku ini adalah jawabannya.


Perlu disadari bahwa segala sesuatu yang kita ingini tidak selalu harus kesampaian, Allah justru selalu memberi apa yang kita butuhkan. Terima segala kekurangan diri yang kemudian memperbaikinya maka kita akan lebih bijak menyikapi sesuatu hal. Memaklumi setiap kelemahan diri atau orang lain bukan berarti meninggalkan ketegasan atau memperlama prinsip, ada batas-batas tertentu yang menjadi barometer kita untuk berubah menjadi pribadi yang terbaik bukan tetap ‘di zona nyaman’ dengan kelemahan yang kita punya.


Seorang wanita berdandan bukan untuk mengobralkan dirinya kepala lelaki ajnabi tetapi sebagai cara merawat diri. Merawat diri itu wajib. Untuk wanita yang katanya tidak suka sekali berdandan menor atau ‘glowing’ bukan berarti harus membodoamatkan badan atau wajah kita,  tetapi tetap harus merawatnya agar bersih dan sehat. Pun, untuk wanita yang katanya ingin ‘glowing’ atau berdandan menor, janganlah tampakkan pada yang bukan mahrom, melainkan hanya pada suami dan saudara yang se mahrom.


Wanita di anugerahi kepekaan hati yang menuntut kelembutan berpikir dan bertindak dengan kesabaran adalah satu bentuk anugerah Allah. Hal itu sebagai suatu kehormatan bagi setiap wanita. Setiap wanita memiliki kesempatan yang sama untuk meluaskan kesabaran dirinya dengan menjadikan diri wanita yang bisa dihormati dan dihargai seutuhnya. Hanya diri kita sendiri yang  bisa membuat hormat di mata orang lain. Kita jatuh atau dihargai tergantung bagaimana kita bersikap.


Buku bukan wanita biasa ini tidak hanya mengajarkan bagaimana kita taat kepada Allah saja, bagaimana kita hanya mengejar akhirat saja, tetapi juga menyeimbangkan antar akhirat dan dunia. Buku ini tidak melulu membahas soal agama, atau tidak hanya sehari-hari kita melakukan hal yang berbau habluminallah saja, tetapi habluminannas dan an-nafs. Bagaimana wanita harus taat pada Rabb nya, bagaimana wanita harus baik akhlaknya terhadap sesame pun bagaimana kita menjaga diri kita, memenuhi hak badan kita sendiri.


Banyak sekali cara-cara atau tips-tips bagi wanita, entah habluminallah nya, habluminannas nya. dan an-nafs nya. dari yang terkecil sampai yang besar. Bahkan, cara menjaga badan, cara memasak, cara memanage waktu, cara agar tidak ghibah, dan saat menjadi istri. Semuanya lengkap, cara nya pun tergolong mudah dan seperti tidak asing bagi kita, hanya saja kita yang tidak peka bahwa hal tersebut bisa dibuat sebagai cara. Jumlah halaman yang sepertinya tidak terlalu tebal tapi penulis mampu menjawab semua persoalan tentang wanita.


Warna lembar per lembar nya pun identik dengan wanita; pink. Pembaca  tidak akan merasa bosan dengan banyaknya teks yang tertulis karena bukunya berilustrasi sekali. Di halaman yang hampir habis, ada ilustrasi atau gambar dari seorang wanita yang sesuai dengan tema babnya.


Humor? Jangan ditanya lagi. Semuanya lengkap. Pembawaannya santai dan terkesan, loh ini buku apa sih? Kok lucu? Wkwkw. Tapi menurutku, ada yang sedikit kurang pas dengan pembawaan penulis, entah dengan bahasa yang terlalu gaul, mungkin juga typo dan humornya terlalu (kurang sreg ke aku). Ah, entah bagaimana cara menjelaskannya. Silahkan baca sendiri dah.


Tidak hanya membagi tips, tapi buku ini juga menyertakan beberapa cerpen dan memberi contoh dengan kehidupan nyata. Hanya saja menurutku cerpennya terlalu dibuat-buat, masa iya ada percakapan antara onde-onde dan jandah bakar? (balik lagi sama selera humor masing-masing sih)


Kekurangan buku ini juga tidak mencantumkan bionarasi penulis, atau identitas dari si penulis. Mungkin penulis tidak mau dikenal atau apalah aku tidak tau, padahal aku sangat penasaran sekali dengan penulis karena hadirnya buku ini, bahkan walaupun hanya tau dia mengenyam pendidikan dimana saja atau tanggal lahirnya atau sudah berkeluarga atau tidak atau pencapaiannya atau beberapa buku yang diciptakan olehnya. Benar-benar membuat penasaran.


Yakin tidak mau membacanya? rugi deh! Mau ibu-ibu, nenek-nenek, anak-anak, remaja, atau bapak-bapak sekalipun sangat bisa membaca buku ini.


Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon