Lulus ODOP? Gampang!


Strategi lulus odop dan menikmati programnya


Setelah melihat postingan kak jihan yang berisi tentang dibukanya batch 8 odop, saya langsung membatin, “kok sepertinya ini cocok buat saya ya”, langsung buka ig odop, membaca persyaratannya, membatin lagi, “ngga abal-abal keknya nih komunitas, secara persyaratannya muantep banget, bikin opini!” sudah itu bukan langsung mendaftar, melainkan masih mikir dan takut, “bisa ngga ya? Nulis tiap hari bisa ngga ya? Ngarang opini kek gini bisa ngga ya” lalu saya berfikir keras, kalau tidak sekarang, kapan lagi? Coba, semangat! Karena kalau saya sendiri, motivasi se wow apapun itu kecil bagi saya untuk tetap konsisten, pasti akan banyak sederet alasan untuk berkilah dan tidak melakukannya. Baru kalau ada gertakan, tugas yang harus diselesaikan, ngebut! Garis bawahi, ini tidak kesemua bidang saya ya ahaha


Sepertinya saya harus bikin artikel baru untuk bercerita panjang kali lebar tentang odop dan perjalanan menulis saya, next tim insyaa Allah ya ahaha, mari sekarang fokus ke bagaimana strategi saya agar lulus odop dan menikmati segala programnya.


Strategi lulus odop

Nah, kalau sudah sampai disini, pastinya tahap awal masuk odop sudah saya lewati, Alhamdulillah! Sekarang bagaimana agar lulus odop bahkan  harus dengan banyak sekali mengumpulkan point melebihi target!

Menyelesaikan tugas

Kenapa? Karena odop menerapkan sistem kumpul point. Jadi, setiap program yang diadakan odop ada pointnya, seperti posting tiap hari, dapat point, bertanya saat ada kelas, dapat point, mengerjakan tugas, dapat poit dan sebagainya, nah setiap pekannya point di jumlah, yang tidak sampai pada point yang ditentukan, maka akan ditendang! Kalau sudah ditendang, berarti nggak lulus. Paham anak-anak? (eh wkwk canda)

Mengikuti aturan

Ya, gampangnya kita lagi sekolah, sekolah pasti mempunyai aturan yang harus diterapkan. Jika tidak, bisa ditendang sekalipun rajin mengerjakan tugas. Begitu pula dengan odop, mungkin tidak ditendang, tapi bisa mengurangi point atau image kita menjadi jelek. Di odop terbagi 3 grup kecil, ada squadran blog, squadran ig, dan squadran fb. Pastinya di setiap grup kecil ada aturan. Seperti di squadron blog, jika bertanya harus menyertakan hastag, atau tidak boleh mengshare link web agar tidak bercampur aduk dengan link BW.

Jangan berhutang

Loh kok? Tenang,bukan hutang duit, tapi hutang postingan. Satu hari satu post, berarti kalau tidak post dianggap hutang. Kalau sudah tertumpuk bukan hanya akan mengurangi banyak point tapi bikin klenger apalagi nggak kebiasaan! Mampus pusing!


Sepertinya strategi nya itu saja ya ahaha, yang penting konsisten, ikhtiar dan berdoa, insyaa Allah lulus!


Mungkin untuk teman-teman odop lainnya mengerjakan tugas wajib ini singkat, dan jelas ya, tapi untuk saya tidak. Saya membagi cara antara strategi dengan cara menikmati segala program odop. “Loh? Kenapa? Bukannya sama saja?” menurut saya tidak, lulus odop bukan berarti 100% persen menikmati. Contoh kecil, orang tua kita memaksa kita harus membersihkan rumah dengan waktu hanya 15 menit, nah cara agar cepat dan tetap bersih sudah orang tua jelaskan, kita mencatat (dengan berat hati), lalu Alhamdulillah, selesai! cara yang diberikan memang semuanya diterapkan, tapi tetap hati kecil kita jengkel (bisa karena males tapi nggak kuasa nolak perintah orang tua), hasilnya? tugas selesai, tapi tidak menikmati, sepanjang kegiatan kita terus menggerutu, mengeluh dan sebagainya. Ngga enak juga toh? Sama halnya dengan mengikuti odop ini. sudah tak usah panjang lebar ahaha


 Oke, yang strategi udah, sekarang bagaimana cara  menikmatinya. Seruput dulu kopinya, biar saya seruput air dingin saja, tidak terlalu suka dengan kopi, pahit! 

Okey lanjut!


Karena ini pengalaman dari saya sendiri, mengikuti sebuah program belum tentu kita menikmati, melainkan merasa terbebani, apalagi dengan adanya tugas dan segudang peraturan. Jadi, bagaimana caranya supaya bisa menikmatinya? Cekidot!


Jangan diambil ruwet, santai

Ini masih di minggu pertama, bahkan masih berjalan tiga hari, dan tadi malem serius saya hampir stress, kenapa? Belum nemu tema buat besok, sudah beberapa kali nulis pun saya tidak puas dengan tulisan saya, ah tulisan apa  ini? hapus lagi, nulis lagi, hapus lagi, sampai baterai habis. Ditambah dengan saya harus konsisten membaca buku sehari lebih dari 100 halaman, ditambah lagi kuliah. Heuh ruwet! Lalu apa pesan moralnya? Santai! Jangan ambil ruwet! Mikir kesana kesini, pikiran berkecamuk, ngeluh. Bukan dapat solusi, malah nambah pusing! Jadi, ambil santai saja ya, hari ini saya coba berpikir jernih, al hasil dapat solusi, dan hampir bisa nulis dua artikel sehari. Mantap!

Nulis tiap hari, jangan pernah ngutang!

Usahakan nulis tiap hari, atur jadwal nulis. Kalau ada kesempatan, silahkan nulis. Tabung tulisan buat berjaga-jaga. Ikut odop biar apa? biar komitmen nulis kan? jadi ayo nulis tiap hari. Ah iya, materi kemarin tentang menulis adalah obat, bisa banget nih sebagai acuan dan motivasi agar lebih semangat.


Apalagi sampai punya hutang. Karena hari ini sibuk, “gapapa deh, hutang satu kali aja”, besoknya ada perjalanan mendadak sampai sehari, “gapapa ngutang lagi deh, besok janji bayar sama hari ini, sekaligus buat besok, nanti begadang”. Eh, tau-taunya karena capek ketiduran! Esoknya, ternyata kuliah, lagi diskusi, nggak mungkin juga nulis artikel. Sudah berapa kali ngutang hayo? Stress atuh kalau ditumpuk! Seriusan!

Tentukan tema buat besok

Nah! Sudah baca cerita absurd saya di atas? Jadi, persiapkan tema buat besok, biar besok tidak ruwet lagi dan tinggal nulis. Santuy, nikmati hidup okey?

Fokus saat kelas berlangsung

Nah, fokus saat kelas berlangsung ini juga perlu. Heuh apalagi grupnya sampai dikacangin. Pertanyaan bejibun, jawabannya pun kalau ditumpuk jadi males dibaca. Hasilnya, ngga dapat ilmu. Bukan kah malam hari kita lebih banyak bersantai?


Menikmati program itu juga ada  langkah-langkahnya, dan menurut saya seperti yang diatas. Coba kalau kita tidak santai mengikuti program ini, maka kita tidak akan menikmati, begitu pula dengan yang lain.


Nah, membaca strategi diatas, butuh pengorbanan, otak harus mikir tiap hari, waktu yang terkuras, dan sebagainya. kalau sudah berkorban, tentu itu hal penting. Ada banyak harap dibalik pengorbanan.


Apa sih harapan saya ikut odop?


Masuk di komunitas dengan visi misi yang sama, akan banyak mendapat manfaat, salah satunya teman, dan motivasi. Mempunyai teman sefrekuensi, pembahasannya nyambung, banyak menyelipkan motivasi dan informasi yang sangat berguna. 


Bisa menambah banyak jaringan, untuk yang ingin mendapat penghasilan. biasanya pasti ada beberapa yang sudah punya pengalaman, atau banyak teman yang mempunyai informasi bagaimana cara mendapat cuan, kadang pun diarahkan pada orang yang menyediakan lapangan pekerjaan. Saya sudah banyak membuktikannya.


Dan harapan utamanya, tulisan menjadi semakin bagus, cantik, tertata rapi, kosa katanya mantap menjadi candu bagi pembaca, bermanfaat sehingga saya bisa melangkah ke tingkat selanjutnya, menulis buku, mencetak kemudian memasarkannya, pun sukses dalam dunia blogger. Dengan mempunyai image menulis yang bagus sebelumnya, maka akan lebih mudah menarik pembeli. Tentunya, banyak senior odop yang sudah begini? nah, menurut saya tepat sekali saya masuk kesini. Semoga tercapai Aamiin.


Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon