Kamu itu cantik!

Cantik nya lukisan di wajahmu. Jangan insecure, kamu cantik.




Hari ini aku dengan teman-teman ku sharing ngga jelas, tapi berfaedah kok wkwk. salah satunya aku mendapat cerita dari temanku yang kebetulan punya banyak sekali jerawat, tapi dia tetap percaya diri. Nah, ada beberapa point yang aku dapat dari cerita itu, sok simak…


Percaya diri


Teman ku yang ini kebetulan sifatnya sama kayak aku, humoris. Periang dan gampang sekali tertawa. ketika dia lagi bercerita, mimik wajahnya tetap ceria, tak ada raut sedih akibat jerawat yang tumbuh di wajahnya.


Dengan pede-nya, dia ceritakan bagaimana alur cerita jerawatnya bisa tumbuh. Tidak buruk, malahan teman-teman ku yang menjadi pendengar termotivasi dengan ceritanya. Ia tak menganggap bahwa kekurangan yang ia punya, bukanlah suatu alasan untuk dia insecure, tidak percaya diri, tidak melakukan hal yang nantinya akan banyak sekali komen pedas dari orang-orang. 


Buat apa insecure? Buat apa tidak percaya diri? Hal demikian hanya akan membuatmu menambah beban hidup, membuatmu semakin banyak pikiran. Toh, sekalipun kamu tetap insecure, tidak percaya diri, emang itu jerawat bisa langsung hilang? Tidak beby, perlu banyak usaha lagi.


Lebih berusaha lagi


Tentunya, se percaya apapun orang yang mempunyai kekurangan, seperti mempunyai jerawat atau cacat tubuh, pasti ingin sembuh, ingin kembali normal. Nah, dari situlah, usaha sungguh-sungguh dibutuhkan sekali. Bukankah perintah Allah begitu? berusaha dulu, baru tawakkal. Nah, jika point pertama tidak kita lakukan, mana bisa kita berusaha? Bangkit aja susah. Iya tidak?


Mempunyai kekurangan membawa kita untuk lebih berusaha, sekuat tenaga agar bisa sembuh. Di cari sampai keluar kota, bahkan. Hal ini membuat kita akan semakin semangat tentunya, dan akan menebar energi positif selain pada diri sendiri, tentu untuk orang lain juga. 


Bagaimana rasanya kita berjuang mencari obat-obatan atau hal yang bisa menyembuhkan merupakan hal yang istimewa yang belum tentu semua orang bisa melakukannya. Jika kita sudah di posisi ‘berusaha’, berbahagialah, tapi jangan dulu merasa bangga, tetapi jika kita masih terpuruk dengan segala kekurangan yang kita punya, maka segeralah bangkit. Please, ayok bangkit, kalau tidak mau sendiri, gandeng tangan aku nih wkwk


Tingkat kesabaran yang tinggi


Punya kekurangan, apalagi yang tampak sekali seperti jerawat, pastinya banyak sekali yang nyinyir, apa dah bahasa gaulnya? Netijen maha benar. Entah yang paling nyelekit, atau yang biasa saja, eh? Btw masalah nyinyir, setiap orang punya kadar baper yang beda-beda, jika menurut si A, ucapan itu biasa aja, bukan berarti si B, juga merasakan hal yang sama. 


Ketika kita mendapat nyinyiran karena kekurangan yang kita punya, tentu di awal-awal akan  sakit hati, namun jika sudah terbiasa, maka nyinyiran tersebut tidak akan berpengaruh lagi. Pointnya apa? tentu kita sudah melewati tahap sulit yang tidak semua orang bisa melewatinya, banyak bukan yang bunuh diri hanya karena dapat nyniyiran yang bikin sakit hati? Nah, hal demikian juga melatih kesabaran kita, bagaimana seharusnya kita bersikap bodoamat pada orang yang nyinyir. Bagaimana seharusnya kita menahan untuk balas dendam kepada orang yang suka nyinyir itu.


Pada tahu kan? yang lebih tinggi ujiannya, derajatnya juga lebih tinggi. Jadi kesabarannya juga pasti lebih tinggi kalau berhasil melewati. Semangat gaes!


Selain aku mendapatkan beberapa point dari cerita temanku, dia juga sharing tentang bagaimana caranya dia percaya diri. Pengen tahu kan? sok lanjut baca sampai selesai.


1. Pilih teman yang baik


Lingkungan yang baik akan memberi energi positif pada kita, maka dari itu, carilah teman yang mendukung dan selalu menyemangati kita, teman yang membawa energi buruk, jangan pernah segan untuk menjauhinya, tapi harus tau adab nya ya, jangan sembarang menjauhi.


Pasti pada paham, lingkungan itu memberi peran penting terhadap hidup kita. Siapa yang sering bersama orang-orang rajin, sholeh sholeha dan sebagainya, maka lama kelamaan pasti kita akan mengikutinya, nah beda halnya jika kita bersama dengan golongan orang yang sering mencuri dan hal jahat lainnya, lama kelamaan akan ikut juga. So, pilih lah lingkungan yang mmeberi dampak baik untuk kita, mereka yang mendukung, dan mereka yang membuat mu bangkit.


2. Bercerita dahulu


Hal yang selalu di lakukan teman ku saat dia ketemu dengan teman lama atau pun teman-teman di sekitar yang baru pertama kali jumpa, dia akan mengajak ngobrol, bercerita panjang kali lebar yang kemudian sampai pada masalah kekurangan. 


Orang lain jangan sampai nanya, “loh kamu kenapa?”, tetapi biarlah kita yang bercerita terlebih dahulu. Kata teman ku, “nggak papa, biar tidak terlalu sakit hati”.


Coba deh pikir, lebih sakit mana, ketika kita meminta pendapat orang lain tentang kekurangan yang kita punya (tentunya rorang itu pasti menyebutkan kekurangan kita), dengan sesseorang yang langsung nyeplos bilang kekurangan kita tanpa di kontrol terlebih dahulu. Lebih sakit opsi yang kedua, bukan? Nah, cara ini boleh ditiru ya teman-teman, siapa tau manjur hihi


Terimakasih untuk temanku yang mau berbagi kisah ini, memberi energi positif bagi teman-teman lainnya. kamu hebat!


Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

26 komentar

  1. Keren nih, jadi termotivasi untuk tidak insecure dengan diri sendiri

    BalasHapus
  2. Bagus, Kak.. bisa motivasi orang biar g insecure sama penampilannya..

    BalasHapus
  3. Aaaaaa... Bagus bagus.. Yuk bangkit bareng bareng

    BalasHapus
  4. Sayangi diri sendiri dan bahagiankan diri sendiri baru bahagiakan sekitarmu ... semangat

    BalasHapus
  5. Milih teman yang baik dan selalu support itu salah satu faktor penting. Seringnya teman cuma nyinyirin doang tanpa kasih solusi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkw memang teman yang nyinyir itu banyak hihihi

      Hapus
  6. ngga blh insecure tettp semngat

    BalasHapus
  7. Memang kita harus terus percaya diri ya kak... Untuk menampilkan sisi cabtik yabg paling dalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ah, jawaban yang mantul sekali

      Hapus
  8. Siiiip memilih teman yang baik sangat perlu, agar kita pun dapat serta merta terus menjadi baik:)

    BalasHapus
  9. dikelilingi teman-teman yang baik memang berkah kak. lewat tuh insecure kalau bersama mereka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaps mantul sekali. Teman yang baik itu teman yang mendukung bukan yang menjatuhkan

      Hapus
  10. memilih teman yang baik dan pengertian sama kita memang potensinya membuat kita nggak insecure sama penampilan diri sendiri kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya pastinya makanya pilah-pilih teman ya ya dari sekarang biar tidak lagi insecure, semangat.

      Hapus
  11. Balasan
    1. Hihihi Terima kasih Kakak

      Hapus
  12. Wah, memotivasi sekali tulisannya kak ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi Terima kasih Kakak

      Hapus
  13. Wanita memang perlu meyakini kalau dia cantik, mempercantik diri dengan sesuatu yang positif

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap kakak, lanjutkan!:)

      Hapus


EmoticonEmoticon