Penting nya Komunitas

Pentingnya ber komunitas




Komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan. Umumnya memiliki ketertarikan yang sama. (Wikipedia)


Halah, di masa modern gini, siapa yang tidak tau komunitas? Pastinya, semua orang berkomunitas. Toh, kita makhluk sosial bukan? Tidak mungkin melakukan segala nya sendirian, kita butuh rangkulan tangan, kita butuh hangatnya pelukan, kita butuh transferan semangat. 


Nah, selama aku sekolah, kuliah dan masa pandemi ini, banyak sekali komunitas yang aku ikuti. Dari offline sampai online. Yah, tidak semua komunitas akan cocok dengan kita, harus memiliki ketertarikan yang sama, pun hubungan erat bersama. Banyak sekali toh komunitas yang vakum?


Komunitas pada dasarnya memang kita butuhkan, emang mau hidup sendirian? Tentunya nggak dong. Sebenarnya tidak penting seberapa banyak komunitas yang kita ikuti, mengapa? Karena jumlah komunitas tidak terlalu berpengaruh. Sebanyak apapun komunitas yang kita ikuti tanpa menggelutinya, tidaklah berarti apa-apa.


Dengan adanya komunitas sering kali kita berharap membangun relasi yang baik dengan setiap orang yang dikenal, bahkan komunitas menjadi tempat kita untuk menggali setiap bakat yang terpendam dalam diri. So, komunitas tidak hanya milik mereka yang sudah profesional, tapi juga milik kita yang ingin belajar dan terus berkembang.


Dalam komunitas, kita tidak hanya menjadi orang yang mendapatkan ilmu, tapi juga orang yang bisa berbagi ilmu, entah itu dari pengalaman yang kita miliki, atau dari cerita teman yang mengesankan, dan itu bermanfaat jika dikisahkan. 


Awal-awal bergabung dalam komunitas mungkin akan sedikit merasakan kecanggungan, namun semua itu akan segera terlewati jika kita dengan teguh mengikuti setiap irama yang berada dalam komunitas tersebut, mau belajar atas hal baru yang bisa dikatakan itu pertama kalinya bagi kalian. Waktu akan mengukir setiap kisah yang kalian rangkai dalam sebuah komunitas, kemudian menjadi memori yang akan sulit untuk dilupakan.

 

Manfaat komunitas


1. Menambah teman baru


Tentu saja, namanya juga komunitas, pasti banyak sekali human disana. Awal-awal memang tidak kenal, atau merasa canggung, tapi lama-lama tidak, malah akan terjalin hubungan yang erat. Aku sudah membuktikan, pastinya kalian juga kan? ini adalah hal yang tidak bisa di sanggah.

2. Melatih kemampuan komunikasi


Yah, banyaknya orang-orang di sekeliling kita, maka kita dituntut agar bisa berinteraksi. Ntah hanya sekedar cerita atau bertukar pengetahuan. Tentunya, ini melatih kemampuan komunikasi kita atau lebih tepatnya public speaking kita.

3. Tempat charge saat pertemanan di tempat lain tidak sehat


Nah, gunanya mempunyai banyak teman, kita bisa berbagi suatu hal dengan mereka, ntah saat sedih, atau bahagia. Jika di tempat lain kita sedang mendapat masalah, maka dengan adanya komunitas masalah tersebut seakan kecil atau bisa jadi hilang. Ada yang memberi semangat, solusi dan sebagainya.
 

4. Menambah wawasan


Nambah teman, nambah wawasan. Ini tidak bisa disanggah, hal yang pasti. Wawasan atau ilmu pengetahuan tidak harus melulu di dapatkan di bangku sekolah, dengan kita berkomunitas, berkumpul dengan orang banyak sedikit tidaknya kita akan mendapat wawasan atau pengetahuan, sekalipun hanya, tips memasang telor mata sapi tanpa gagal. Wkwkw

5. Liburan bareng


Ini paling asyik kala ikut komunitas, liburan yeey. Eh, dalam komunitas bukanlah liburan biasa loh, kita libur sambil belajar. libur sambil menambah wawasan, bahkan bisa menambah teman. 


Kenapa komunitas penting? Di atas sudah dijelaskan, kita adalah makhluk sosial. Dan juga, banyak sekali manfaat berkomunitas, masa mau di lewatkan? 

Pengalaman ku saja, aku bisa berlibur ke beberapa daerah dengan komunitas, banyak sekali mendapat pengetahuan baru, pengalaman baru, teman baru dan tentunya hadiah baru wkwkwk. Beberapa komunitas online di bidang literasi banyak memberi ku perubahan. Entah itu aku lebih semangat, bisa diskusi tentang literasi, dan ada hadiah wkwkw. Aku udah beberapa dapat sertifikat karena mengikuti program komunitas itu, pernah dapat buku gratis, dan yang paling baru ini entah mendapat hadiah apa (eh wkwk) baru di minta alamat rumah kemaren.


Rasakan saja sendiri, pasti nanti kalian akan bergumam, "Benar ya kata sulfa" wkwkwk





Sumber: Kak Florencia Pribandini (Pemateri ODOP)


Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

17 komentar

  1. Setuju kak dengan pemaparan perpoinnya, dan saya merasakan sekali kemanfaatan Komunitas ODOP yang ketje

    BalasHapus
  2. Dulu udah suka nulis, tapi nggak berkomunitas, sekarang udah ikut beberapa komunitas rasanya beda banget, hoby nulisnya lebih assik sekarang..

    BalasHapus
  3. Seperti ng- ODOO, Komunitas yang bisa membuatku jatuh cinta dengan menulis. Hidup bersama pertemanan dan komunitas, seperti es krim. Kayak ada manis manisnya gitu....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Le minaral kali Kaka wkwj

      Hapus
  4. Bener banget sih, inilah alasannya pengen banget masuk ODOP. Gagal tahun lalu. Berjuang lagi tahun ini semoga lolos

    BalasHapus
    Balasan
    1. Weh udh pernah masuk ya Kaka wkwk semoga taun ini bisa lulus wkwk

      Hapus
  5. Benar sekali. Apalah aku tanpa komunitas karena di sanalah aku banyak sekali belajar. Tulisannya keren mbaak😍

    BalasHapus
  6. terutama buat saya yang baru menekuni kegiatan menulis, komunitas itu terasa banget pentingnya.

    BalasHapus


EmoticonEmoticon