Isi Permendikbud dikaitkan dengan pendidikan agama islam

 Isi Permendikbud No 20, 21, 22, 23, 24 dan lampiran Permendikbud No 67 dikaitkan dengan pendidikan islam



1. Permendikbud No 20 Tahun 2016 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar Dan Menengah


Undang-Undang  Dasar  Negara  Republik  Indonesia  Tahun  1945  Pasal  31 ayat(3) mengamanatkan  bahwa  pemerintah  mengusahakan  dan menyelenggarakan  satu sistem pendidikan  nasional,  yang  meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang. Atas dasar amanat tersebut telah diterbitkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.  Pasal 3 menegaskan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan  kemampuan  dan  membentuk  watak  serta  peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan  untuk mengembangkan  potensi  peserta  didik  agar  menjadi manusia  yang  beriman  dan  bertakwa  kepada  Tuhan  Yang  Maha  Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.


Setiap lulusan satuan pendidikan dasar dan menengah memiliki kompetensi pada  tiga dimensi yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. 


Di dimensi sikap, lulusan SD, SMP, dan SMA, harus memiliki perilaku yang mencerminkan beriman  dan bertakwa kepada Tuhan YME,  berkarakter, jujur, dan peduli, bertanggungjawab, pembelajar sejati sepanjang hayat, dan sehat jasmani dan rohani. Di isi tersebut masih belum menspesifikkan pada pendidikan agama islam, masih pendidikan secara umum.


Di dimensi pengetahuan, lulusan SD, SMP, dan SMA, harus Memiliki pengetahuan  Memiliki pengetahuan  Memiliki pengetahuan faktual, konseptual,  prosedural, dan  metakognitif pada tingkat dasar  tingkat teknis, spesifik, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan   budaya. Sama seperti dimensi sikap, belum menspesifikkan ke dalam pendidikan agama islam, masih pendidikan umum.


Di dimensi  sikap lulusan SD, SMP, dan SMA, Memiliki keterampilan  Memiliki keterampilan  Memiliki keterampilan berpikir dan bertindak: kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan  komunikatif. Sama halnya seperti di  dimensi lainnya, tidak menspesifikkan pada pendidikan agama islam, masih pendidikan umum.


2. Permendikbud No 21 Tahun 2016 Tentang Standar Isi Pendidikan Dasar Dan Menengah


Muatan  Pendidikan  Agama  Islam  pada  SD/MI/SDLB/PAKET  A, SMP/MTs/SMPLB/PAKET  B,  SMA/MA/SMALB/PAKET  C,  dan  SMK/MAK. Tingkat  Kompetensi  dan  ruang  lingkup  materi  diterapkan  untuk  setiap muatan sebagaimana diatur dalam Pasal 77I ayat (1), Pasal 77C ayat (1), dan Pasal  77K  ayat (2),  ayat  (4)  dan  ayat  (5)  Peraturan  Pemerintah Nomor  32 Tahun 2013 Tentang Perubahan atas   Peraturan Pemerintah Nomor  19  Tahun  2005  Tentang  Standar  Nasional  Pendidikan. 


Di muatan pendidikan agama islam, tingkat dasar (kelas I-VI):


Ruang lingkup materi yang sesuai kompetensi terdiri dari al-qur’an, aqidah, fiqih, sejarah peradaban islam, dan akhlak budi pekerti. Salah satunya yang al-qur’an; baca surat dan ayat al-qur’an pilihan seperti al-kautsar, dan al falaq. Yang aqidah; keimanan kepada  malaikat Allah. Yang fiqih; bersuci dari hadas besar dan kecil. Yang sejarah peradaban islam; kisah teladan bagi nabi dan rasul. Dan yang akhlak budi pekerti; perilaku hormat dan patuh pada orang tua, guru dan sesame anggota keluarga. Dalam isi permendikbud itu, sangat lengkap sekali, saya hanya mengambil salah satu pointnya.


Di muatan pendidikan agama islam tingkat dasar (kelas VII-IX):


Ruang lingkup materinya terdiri dari alqur’an dan hadits, aqidah, akhlak dan budi pekerti, fiqih, dan sejarah peradaban islam. Salah satunya yang al qur’an dan hadits; ayat al qur’an dan hadits terpilih (lebih banyak dari tingkat sd). Yang aqidah; beriman kepada qadha dan qadar. Yang akhlak daan budi pekerti; perilaku toleran dan menghargai perbedaan. Yang fiqih; penyembelihan hewan. Sedangkan yang sejarah peradaban islam; tradisi islam di nusantara. Yang pasti nya materi dan kompetensinya lebih tinggi daripada yang tingkat dasar kelas I-VI.


Sedangkan di muatan pendidikan agama islam tingkat menengah (kelas X-XII):


Ruang lingkup materinya terdiri dari al-qur’an dan hadits, aqidah, akhlak budi pekerti, fiqih, sejarah peradaban islam. Salah satunya yang al-qur’an dan hadits; baca ayat al qur’an yang pilihan (lebih tinggi dari tingkat dasar). Yang aqidah; nilai iman kepada qadha dan qadar. Yang akhlak dan budi pekerti; perilaku kreatif, inovatif, dan produktif. Yang fiqih; khotbah, tabligh dan dakwah. Sedangkan yang sejarah peradaban islam; faktor-faktor kemajuan dan kemunduran peradaban islam. Materi dan kompetensinya leih tinggi dan lengkap dari tingkat dasar.


Muatan-muatan lainnya juga menjelaskan dari berbagai agama yang ada di indonesia dan juga mata pelajaran lainnya seperti kewarganegaraan, bahasa indonesia, bahasa dan sastra indonesia, matematika, jurusan MIPA, IPA, IPS dan untuk SMK. Semuanya lengkap.

 

3. Permendikbud No 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah


Standar  Proses  adalah  kriteria  mengenai  pelaksanaan  pembelajaran  pada satuan pendidikan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan. Standar Proses  dikembangkan mengacu  pada  Standar  Kompetensi  Lulusan  dan Standar Isi yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan. 


Ada beberapa prinsip yang sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi tetapi belum menyempitkannya pada pendidikan agama islam, masih umum. Begitu pula di bab-bab selanjutnya, seperti karakteristik pembelajaran, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, dan yang terakhir pengawasan proses pembelajaran, belum ada data penting tentang pendidikan agama islam, tidak ada penspisfikkannya.



4. Permendikbud No 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian Pendidikan


Standar  Penilaian  Pendidikan  adalah  kriteria  mengenai lingkup, tujuan, manfaat, prinsip, mekanisme, prosedur, dan instrumen  penilaian  hasil  belajar  peserta  didik  yang digunakan  sebagai  dasar  dalam  penilaian  hasil  belajar peserta  didik  pada  pendidikan  dasar  dan  pendidikan menengah.


Dalam isi permendikbud No 23 tahun 2016 tentang standar penilaian pendidikan yang mencakup sejauh mana lingkup penilaian, tujuan penilaian, prinsip-prinsip penilaian, bentuk penilaian, mekanisme penilaian, prosedur penilaian, serta instrument penilaian nya masih umum, tidak di spesifikkan dalam pendidikan agama islam. 


5. Permendikbud No 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pada Pelajaran Kurikulum 2013


Kompetensi inti terdiri dari kompetensi  Sikap  Spiritual,  Kompetensi  Sikap  Sosial,  Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi Keterampilan. Dalam isi permendikbud di jabarkan dari kelas satu sampai kelas 6. Untuk smp kelas tujuh sampai Sembilan, untuk sma dari kelas 10 sampai dua belas.


Di kompetensi inti 1 (sikap spiritual): 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang di anutnya.


Di kompetensi inti 2 (sikap sosial): menunjukkan perilaku jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama,toleran, damai), santun, responsive, dan proaktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.


Di kompetensi inti 3 (kompetensi pengetahuan): memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural, berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebabab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan porsedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.


Di kompetensi inti 4 (keterampilan): mengolah, menalar, dan menyaji, dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang di pelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.


Kompetensi inti dari tingkat dasar sampai tingkat menengah sama, hanya saja yang beda adalah kompetensi dasar di setiap tingkat atau pun di setiap kelas.


6. Lampiran Permendikbud Nomor 67 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur  Kurikulum SD/MI.


Di dalam isi lampiran ini terdapat pengertian tentang kurikulum,, rasional pengembangan kurikulum 2013, karateristik kurikulum 2013,tujuan kurikulum 2013, kerangka dasar kurikulum, dan struktur kurikulum 2013. Berarti kurikulum yang di pakai bukan lagi kurikulum KTSP dan yang lainnya tetapi sudah kurikulum 2013.


Masalah kompetensi inti masih sama, tetapi kompetensi dasarnya sudah tidak sama. Daan MI lebih banyak membahas tentang pendidikan agama islam dibadingkan SD.



Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon