Puisi: Aku pergi


Aku pergi

Aku pamit

Tak sanggup menghadapi keadaan pahit

Dirimu yang kadang berlagak sangat manis

Kemudian acuh tak acuh berubah drastis


Memangnya kau anggap aku apa?

Layaknya televisi yang dinyalakan ketika gabut saja?

Layaknya tisu yang dibuang dan dilupakan setelah digunakan?

Serendah itukah?


Aku memang menyukaimu

Pun menyayangimu

Tapi bukan berarti kau bisa semudah itu mempermainkan ku

Bukan segampang itu menggores luka di hatiku

Aku tidak selugu itu


Sudahlah, aku pamit

Jika jodoh, aku yakin akan ada alasan aku kembali

Jika jodoh, aku yakin dirimu tak kan seperti dulu lagi

Jika jodoh, Aku dan kau tak kan berpisah lagi





Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon