Review Watppad, "Alvares Madagaskar"

REVIEW WATPADD, “ALBARES MADAGASKAR”

























Nama Wp: penaslan_
Jumlah part: 71
Pengulas: Sulfaini


Kali ini aku nggak nyantumin sinopsis dari author gaes, tapi tetap saja, aku mengambil garis besar cerita ini menurut sepemahamanku.

Garis besar cerita


Albares adalah seorang ketua geng motor Arevas yang terkenal dengan kedzholimannya pada siswa-siswa yang sekolah di sana, dia main menyuruh seseorang dan akan berakhir mengenaskan jika orag itu tidak menuruti perintahnya. Sadis bukan?

Vanilla yang notabenenya anak baru di garena tidak banyak tau tentang geng motor Arevas apalagi ketuanya, dengan nurani kecilnya dan trauma di masa lalunya tentang penghinaan, ia selalu menentang Albar ketika Albar menghina seseorang apalagi menjatuhkan image nya. hingga akhirnya, takdir membawa mereka mempunyai perasaan yang sama, saling sayang.

Mereka pacaran, memang. Tetapi banyak pasang mata yang menatap tak suka, apalagi deretan mantan Albar. Huwah! Baca sendiri aja deh lanjutnya, aku tidak mungkin spoiler wkwk.

Review watpadd


Yah, ini part terpanjang yang aku baca. Sempat ingin berhenti namun ah, benar-benar kepikiran. Bahkan, aku di ajak rujak an, nggak mau  karena sedang asyik-asyiknya baca ini (et dah ngapa jadi curhat hihi).

Alur yang sangat sangat tidak bisa ditebak, membuat aku selalu tidak ingin lepas pada cerita ini, setiap part-nya menambah penasaran. Setelah menurutku konfliknya udah ada sejak awal, malah author bilang itu masih belum memasuki konflik. Oh my god, author.

Banyak sekali kejadian-kejadian yang bikin kaget dan ternganga, kenyataan yang tak bisa di terima dan jangan lupa ini kisah geng motor yang nggak bakal seru kalau nggak saling serang. So, persiapkan mental kalian untuk membaca ini wkwk.

Yeah, aku sangat sangat suka pada persahabatan Arevas, keluarga kedua Albar katanya. Tempat berkumpulnya spesies-spesies, yang dingin ada, yang sengit ada, yang lucu ada, yang bloon ada dan jangan lupa, tanpa rintangan dan tanjakan, persahabatan tidak akan bisa di namakan persahabatan. Sedih iya, bahagia iya, cekcok iya, beberapa sampai pernah keluar dari Arevas iya, dan ujung-ujungnya, namanya sahabat akan berujung tetap bersama dan saling merangkul.

Ah, baca ini mah greget sendiri, pengen marah, ngakak ada, romantisnya ada, kasihan nya ada. Campur aduk lah pokoknya. Apresiasi banget aku sama authornya.

Eum dan yang tidak aku suka dari cerita ini, masa tokoh utama endingnya kagak bagus? Nama ceritanya Albar ya kan, lah, si Albar endingnya menurut ku menyedihkan dong. Ide gila si author nih, seriusan. Beda dari yang lain, mantap thor.

Dibilang kecewa, yah kecewa berat sih, nggak sesuai ekspetasi. Tapi ya mau gimana lagi  yekan, wonk semuanya tergantung author dan aku yakin se yakin-yakin nya author punya banyak alasan kenapa endingnya seperti ini, dan nilai yang aku tangkep, “Apa yang menurut kita baik, bukan berarti baik menurut orang lain, dan apa yang menurut kita buruk, bukan berarti buruk menurut orang lain.” Dan mungkin, si author udah nganggep ending ini baik atau bahkan emang di sad ending kan. Terserah author mah, author mah bebas ye kan.

Cowok paling bejat itu Albar, sebelum ia meninggalkan gadis tersayangnya, ia tinggalkan dengan kenangan yang sangat manis, menjanjikan janji manis dan ah, kalian nggak akan bisa ngebayangin betapa brengseknya Albar (masa di pensi, Vanilla nyanyi lagu yang romantis minta kepastian Ke Albar akibat perlakuan akhir-akhir Albar yang sangat manis, sedangkan Albar membalasnya dengan nyanyian yang menyakitkan, disaksikan oleh semua siswa garena! Brengsek kan?) tukan keceplosan.

Kalau baca ceritanya, makin greget deh pasti, sekarang aja udah panas ye kan? nih, salah satu kalimat manis Albar, “Albar yang kejam udah mati. Sekarang, adanya Albar yang baik hati, apalagi soal hati, enggak akan berubah sampai mati” yee pala lu.

By the way, kalau baca ulasan ku, kalian pasti akan berpihak pada Vanilla kan? Nah, sampai mana keberpihakan kalian pada vanilla setelah membaca cerita ini sampai akhir? Masih di pihak Vanilla? Atau memaafkan Albar? Lihat apa alasan Albar kenapa harus pergi dari hidup Vanilla!. Masih betah, hanya membaca review ku saja?

Jangan lupakan bahwa di setiap kejadian terselip pelajaran.

Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon