Menjadi Muslimah Produktif

Muslimah produktif, 50 cara menjadi muslimah produktif, berprestasi, dan kontributif. Oleh Ary Mita C.




Identitas buku


Judul buku: Muslimah produktif, 50 cara menjadi muslimah produktif, berprestasi, dan kontributif

Nama penulis: Ary Mita C

Diterbitkan pertama kali oleh: penerbit PT Elex kumputindo 

ISBN: 978-602-04-8669-7

Tahun terbit: 2018

Jumlah halaman: 314

Pengulas: Sulfaini



"Apa pun aktivitas kita, berusahalah menjadi pribadi yang produktif. Usia kita terbatas, waktu kita singkat, sementara tugas dan tanggung jawab dalam hidup kita masih berlimpah. Jangan pernah abai dalam hal waktu dan usia, karena terlalu banyak waktu kita yang mungkin sudah terbuang tanpa menghasilkan apa pun"


Begitulah sedikit cuplikan sinopsis dari buku yang sejak dulu aku harus bersabar mengantri di ipusnas agar bisa membacanya. Aku tau penulis ini dari salah satu penulis favoritnya Aku; Ahmad rifa’i rif’an yang notabenenya adalah suaminya. Dalam buku mas rifa’i, beliau sudah beberapa kali menyebut dan mengistimewakan istrinya itu, apalagi kisah romantisnya mereka, aku auto stalking dong dan ternyata, beliau (read; Mita), juga menjadi penulis dan menerbitkan beberapa buku yang salah satunya adalah buku ini.


Wanita adalah makhluk yang istimewa





Allah sangat memuliakan wanita shalihah melalui berbagai macam cara. Melalui kehamilan wanita bisa melebur dosa. Dengan menjadi ibu seorang wanita menjadi manusia mulia yang kata-katanya menjadi doa bagi putra putrinya. Melalui haid wanita terbebas dari beberapa kewajiban mahdha yang tidak bisa dinikmati oleh kaum laki-laki. Maka, bersyukurlah, sungguh kita adalah manusia terpilih yang oleh Allah ditakdirkan menjadi calon bidadari-bidadari surga. Bidadari yang jauh lebih mulia di banding bidadari yang sebenarnya.” 


Yah membaca buku ini akan membuat kita tidak lagi merasa insecure terhadap laki-laki, yang dimana ini adalah perbincangan viral sampai sekarang tentang gender, dimana katanya wanita itu lemah, wanita itu tidak kuat, wanita itu bukan menjadi wanita karir tetapi harusnya fokus mendidik anak, fitrahnya hanya tentang kasur, dapur dan sumur. Beberapa kalimat yang membuat wanita menjadi rendah daripada lelaki terbantahkan dalam buku ini.


Bukan Allah tidak adil, tetapi kita yang belum terlalu paham tentang hal ini. 


Ada kelebihan pria yang tidak bisa dimiliki oleh kaum wanita, dan ada kelebihan wanita yang tidak bisa dimiliki oleh kaum pria.”


Menjadi  muslimah produktif dengan 50 cara dari Mbak Mita

















Setelah kegirangan bisa meminjam bukunya, aku langsung membacanya. saat itu sudah larut malam, sehingga di awal-awal agak belum terfokus membacanya. pagi harinya, aku kaget dengan 50 cara menurut mbak Mita tentang bagaimana cara menjadi muslimah produktif. Jika anda membaca semakin jauh bukunya, semakin membuka lembar per lembarnya maka anda akan lebih banyak mendapatkan pengertian produktif dengan semakin luas.


Menjadi seorang yang produktif bukan hanya yang kegiatannya sibuk luntang lantung dari pagi sampai malam saja, tetapi bagaimana ia benar-benar mengisi waktu dengan pekerjaan yang penting, paham pekerjaan apa yang harus menjadi prioritasnya terlebih dahulu.


Tuhan memberi kita waktu yang sama, 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu, 12 bulan dalam setahun. Lantas, mengapa dalam waktu sehari ada yang bisa mengurus diri sendiri saja tidak sanggup? Mengapa dalam sebulan ada yang menghasilkan beragam karya hebat, tapi ada pula yang dalam sebulan tak bisa menghasilkan apa-apa? salah satu penyebabnya adalah kemampuan masing-masing pribadi dalam memanfaatkan waktunya. Orang besar dalam sejarah sangat sayang jika waktunya tidak ditukar dengan pekerjaan-pekerjaan besar”.


Ini merupakan tamparan kasar buat aku sendiri-


Jika berbicara masalah produktif, maka waktu juga menjadi penting untuk diikutkan dalam pembicaraan. Dalam buku ini, salah satu penyebab kehilangan waktu yang berharga adalah banyak aktivitas mubah yang ada dalam hidup kita. Sudah banyak kita temukan dimana banyak sekali orang-orang yang sehari-hari nya diisi dengan menonton YouTube dengan konten yang kurang bermanfaat, bolak balik membuka sosial media tanpa menyisihkan waktunya untuk sesekali membuka dan membaca buku, apalagi yang viral saat ini adalah tik tok an. Padahal kata mbak Mita daripada melihat konten YouTube yang kurang bermanfaat kenapa nggak melihat ceramah di tempat yang sama (YouTube) itu? bukankah sekarang akses nya sangat gampang sekali untuk dijangkau? Lagi, lagi ini adalah tamparan buat aku. Mari kita saling menguatkan teman-teman.


Buku yang cocok untuk semua kalangan







Yah, wanita siapapun boleh membacanya, masih kanak-kanak kah,  masih remaja kah, sudah tuakah semuanya tidak akan terlambat untuk membaca buku ini. cara yang diterangkan dalam buku ini sangat lengkap, mulai dari kita yang masih single, menjadi istri sampai menjadi ibu, bahkan di halaman terakhirnya ada banyak doa yang bisa kita baca dalam kehidupan kita sehari-hari agar waktu yang telah kita lewati tidak ada yang sia-sia, begitu yang aku tangkap dari buku Mbak Mita.


Bahasa yang digunakan pun sangat ringan untuk dibaca oleh anak-anak atau orang tua sekalipun, Mbak Mita juga tidak lupa mencantumkan setiap point dalam satu bab, sehingga kita bisa benar-benar paham isi satu bab nya itu seperti apa. benar-benar buku recommended bagi semua muslimah.

 

Ah iya, tidak ada salahnya juga para kaum lelaki membacanya, ada juga pelajaran tentang kaum adam tersebut. 



Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon