Novel recomended, sabtu bersama bapak


Identitas buku


Judul buku: Sabtu bersama bapak

Penulis: Adhitya mulya

Penerbit:gagas media

Tahun terbit: cetakan pertama, 2014

                     Cetakan kedua belas: 2015

Jumlah halaman: 277

Nomor ISBN: 979-780-721-5

Pengulas: Sulfaini


Novel sabtu bersama bapak menceritakan tentang seseorang pemuda yang belajar mencari cinta (Saka), tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik (Satya), tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih (Ibu itje) dan tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan dan berjanji selalu ada bersama mereka (Alm. Pak gunawan)


Novel ini menceritakan sebuah keluarga yang tentram dan harmonis sekali. Bapak yang sangat bertanggung jawab akan tugasnya menjadi kepala keluarga, Ibu yang sangat tidak ingin menjadi beban bagi anak-anaknya dan kedua putranya yang Alhamdulillah sukses dengan karirnya namun tetap dan sangat berbakti kepada kedua orang tuanya.


Aku jatuh cinta pada ibu itje, aku jatuh cinta dengan satya dan aku jatuh cinta pada saka/cakra dan aku sangat jatuh cinta pada pak gunawan.


Novel yang sangat sangat recommended




“Hai satya! Hai cakra!”

Ini bapak.

Iya, benar kok, ini bapak.

Mungkin bapak tidak dapat duduk dan bermain di samping kalian.

Tapi bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan bapak di samping kalian.

Ingin tetap dapat bercerita kepada kalian.

Ingi tetap dapat mengajarkan kalian.

Bapak sudah siapkan.

Ketika kalian punya pertanyaan, kalian tidak pernah perlu bingung kemana harus mencari jawaban.

I don’t let death take these, away from us.

I don’t give death, a chance.

Mari kita belajar

Mari kita bermain

Bapak ada disini

Di samping kalian (hal 5)


Baru baca di awal, aku sudah jatuh cinta sama novelnya, dialog dan narasinya pas. Semakin masuk ke dalam semakin jatuh cinta dengan alurnya, dengan segala tokohnya dan dengan ide penulisnya apalagi dengan ending nya.


Penulis sangat pintar mengemas cerita yang sebenarnya akan sangat tebal mengingat sudut pandang yang dipakai, tetapi hanya dengan 277 halaman, cerita ini selesai dan tidak ada penjelasan menggantung apalagi ending yang di ambang-ambang.


Sumpah ini novel recommended banget.


Humorisnya dapat, pelajarannya dapat, seriusnya dapat, sedihnya dapat, bahagianya dapat, romantisnya dapat, ah apalagi? Nggak tau lah pokoknya novel ini bagus sekali. Aku kasih rating yang tinggi sekali, sangat tinggi.


Bahkan sampai berfikiran nggak mau namatin, sayang soalnya.


Baca novel ini juga adalah rekor membaca yang paling cepat, meskipun niatnya nggak mau cepat-cepat tamat. Tapi saking asiknya nya membaca ceritanya, jadi nggak mau lepas. sehari tamat dong.


Penulis juga benar-benar pandai memainkan emosi pembaca, bab sebelumnya ceritanya sedih, bab selanjutnya sangat lucu sampai aku harus guling-guling, berhenti membaca sebab ngakak nya nggak bisa dihentikan padahal udah istighfar banyak, kadang tak ulang-ulang dialog yang lucu, sayang banget ey. Kayak gini loh, bab sebelumnya, cerita ibu Itjeh, berikutnya si saka, berikutnya satya, ulang lagi, acak lagi. Paham nggak sih? Baca sendiri deh, nggak banyak nyesel deh.


Ah iya, katanya novelnya sudah di film kan yah? Ah otw lihat dong aku. Pengen liat acting segala tokohnya. Novelnya bagus banget soalnya.


Memberi pelajaran dari semua sudut pandang




Novel sabtu bersama bapak ini adalah salah satu novel yang benar-benar recommended, serius. dari sekian novel yang aku baca, ini novel yang paling mantap, bagus dan sepertinya kata itu juga kurang untuk mendekskrispsikan novel ini. benar-benar ketceh badai…


Ah iya, lihat saja. cetakan pertama tahun 2014, cetakan dua belas 2015. Wow banget nggak sih! Berarti memang bukan Cuma aku yang sadar kalau novel ini manteup bener dah.


Aduh, sudah berapa kali aku bilang novel ini sangat bagus dan recommended banget? Tapi memang begitu deh, suer.


Sebenarnya di sinopsis sudah terpampang jelas bagaimana jalan ceritanya, tapi karena memang sangat ingin tau, aku tidak sempat membaca sinopsisnya (bahkan pembatas bukunya aku hilangkan saking fokusnya baca)


Alm. Bapak gunawan memberikan pelajaran yang sangat mantap tentang bagaimana tugasnya menjadi seorang kepala keluarga, tak peduli sudah beda alam.


Ibu itjeh memberikan pelajaran tentang bagaimana hebatnya sosok ibu, yang ditinggal suami dan anaknya (merantau kerja), ia ta pernah merepotkannya dan bahkan usahanya benar-benar sukses (mempunyai delapan warung)


Cakra/saka memberikan pelajaran menjadi anak yang tak pernah lupa pada petuah Bapak, berbakti pada ibu dan tentang penggapaian cinta.


Satya memberikan pelajaran tentang bagaimana menjadi seorang bapak yang hebat, suami yang romantis, anak yang tak pernah lupa jalan pulang.


Dengan alur yang pas, per bab menggunakan POV berbeda dan ringkasnya cerita sangat membuat novel ini hidup, feelnya juga sangat dapat.


Kalo kalian sudah baca novel Sabtu bersama bapak ini dan tau perannya mereka, saking bagusnya, kalian nggak bakal bisa bicara apa-apa lagi. Percaya deh.

Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon