Review novel, "Lost in the Rain" mengajarimu bagaimana mencintai kehilangan



Identitas Novel


Judul Novel: Lost In The Rain

Nama penulis: Daisy ann

Jumlah halaman: 263 

Tahun terbit: 2017

Penerbit: Bhuana sastra

ISBN: 978-602-394-832-9


Mencintai jauh lebih baik daripada dicintai. Dengan mencintai, seseorang akan hidup. Cinta adalah passion. Sesuatu yang memberikan gairah hidup, tanpa perasaan mencintai seseorang, hidup seseorang akan terasa kosong. Dengan mencintai atau menyayangi sesuatu, ada gairah hidup yang tumbuh di dalam jiwa setiap manusia. Dicintai saja terkadang tidak cukup, terutama jika tidak ada perasaan yang sama untuk diberikan (hal 198)

 

Sinopsis novel Lost In The Rain


Pada hari berhujan di persimpangan, takdir mempertemukan mikhaela dengan Alvan yang kemudian membawa mikhaela pada sosok Elaine, gadis periang pemilik kafe yang penuh teka-teki. Di kafe itu pula, mikhaela terpesona oleh seorang pengunjung kafe yang menarik seluruh perhatian lensa DSLR-nya. lelaki buta itu bernama Nathan. Awalnya, mikhaela mendekati Nathan karena pesona lelaki itu. namun lebih dekat dengan Nathan membuat mikhaela makin menyelami sebuah rahasia. Rahasia yang lukanya tak pernah luruh sebanyak apapun air mata langit yang menerjang bumi yang basah.


Tentang cinta yang terkikis, menghilang dalam kenangan bersama hujan.


Review ala penasulfa


Setiap cerita dalam novel ini pasti berkaitan dengan hujan. Dari mimi yang ditabrak Alvan, Elaine yang mengalami kecelakaan dan Nathan yang selalu terlihat sendu saat hujan datang.


Kehadiran mimi dalam kehidupan Alvan dan Elaine membawa pengaruh yang cukup besar bagi mereka. Elaine yang notabenenya mengidap penyakit amnesia membuat Alvan menyembunyikan sesuatu yang berharga dari hidup Elaine. Sebab mimi lah sedikit demi sedikit kebenaran itu terkuak, mulai dari Elaine yang mengalami kecelakaan dan membuat amnesia sampai kehadiran Nathan; lelaki yang mengaku buta itu tak pernah absen untuk tidak mendatangi suki sakura dengan hanya memesan kopi hitam buatan Elaine.


Mimi adalah toko utama dari novel ini, namun menurutku malah kehidupan mimi tidak terlalu menyenangkan, apalagi saat mengetahui rahasia besar dari kehidupan Nathan, lelaki yang mempunyai daya tarik tinggi bagi kamera DSLR nya dan mungkin mimi sudah jatuh hati padanya. Namun, ia harus merelakan Nathan saat tahu bahwa hati laki-laki itu sudah terisi oleh wanita lain yang tak akan pernah hilang dan tak tergantikan.


Oh iya, mimi ini mempunyai kembaran yang identik bernama mili, meski sering bertengkar saudara kembar itu selalu saling memberi pendapat pada masalah masing-masing. Ada part lucu saat roger, tunangan mili bertemu dengan mimi, ia mengira mimi adalah mili. Dari itulah, mimi sempat memanfaatkan roger untuk memperbaiki keadaan.


Tak akan aku ceritakan banyak tentang isi novel ini, yang pasti novel ini sangat menarik untuk dibaca. 


Lembar per lembarnya, novel ini sukses membuat aku selalu dibikin penasaran, meski sempat bisa menebak alurnya bagaimana,  namun endingnya tetap tak bisa ditebak, abu-abu. Dan kamu lihat sendiri bagaimana ending dari novel itu, awas jangan sampai memukuli teman yang ada di dekatmu yaa wkwk. greget boleh, tapi tidak boleh menyakiti seseorang ahaha.


Tak hanya tentang tokoh utama, tokoh pendamping banyak memberikan pelajaran, bagaimana Alvan yang over protektif dalam menjaga Elaine, Nathan yang sangat setia dengan cintanya dan Elaine yang kehilangan masa lalunya.


Novel lost in the rain ini sangat cocok menemani kegiatan santai mu di sore hari, sambil menyeduh kopi hitam dan menikmati suara gemericik hujan. Nggak akan ada penyesalan selama membaca novel itu, percayalah, novel ini sangat asik sekali. So, yuk segera baca.


Related Posts

Hai.. Panggil saja saya sulfa, atau Aini gpp, kalo di gabung jadi sulfaini, itu nama asli saya. Lahir di tanggal yang unik; 06 06 2000.

Add Comments


EmoticonEmoticon