Cari Apa?

Ini dia 10 cara move on termudah dan terampuh dari mantan

Ini dia 10 cara move on termudah dan terampuh dari mantan

Cie yang kesini hanya untuk cari cara buat move on dari mantan. Aku akui emang move on itu lumayan susah, apalagi kalau tidak tau cara-cara yang tepat. Auto bertahun-tahun juga nggak bakal bisa move on. Yakan?

Apa itu move on?

Baik, sebelum ke bagaimana caranya, kita harus tau apa move on itu sebenarnya. Move on ini berasal dari kata bahasa Inggris, yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, berarti pindah. Dalam masalah percintaan atau hubungan dengan lawan jenis, Kebanyakan orang mengartikan bahwa move on yaitu melupakan dia yang telah mengkhianati, melupakan kisah kasih yang gagal. Padahal, melupakan bukanlah cara yang benar, semakin kita memaksa melupa, maka akan semakin dan akan selalu teringat. 

Move on yang sebenarnya adalah mengikhlaskan dan menerima kenyataan bahwa dia telah pergi serta berdamai dengan semua kenangan di masa lalu. Iya, ikhlas melepas nya, bukan berusaha untuk melupakan nya. Buatlah diri ini menjadi biasa-biasa saja ketika sedang berinteraksi dengan dia atau hanya sekedar mendengar namanya Saja. Bukan menolak dengan keras, itu salah cara, makin susah nanti. 'Ya udah-in aja'

Terlepas dari itu, memang sebenarnya sudah banyak cara-cara yang orang-orang lain lakukan ketika ditinggal oleh sang kekasih, apalagi setelah berhubungan dengan waktu yang lama, bahkan bisa jadi dia bisa saja bunuh diri. Yah, ada kasus yang begini.

Daripada melakukan cara mainstream yang akan semakin melukai dan menyakiti diri sendiri, mending pakai cara yang positif dengan ditambah aura kita yang akan terpancar kebahagiaan, bukan seperti tersiksa ketika sedang berada di fase move on tersebut.

Baik, apa saja? Ini dia

10 cara Move on termudah dan terampuh dari mantan

Cara move on dari mantan yang ampuh


1. Jangan berharap lagi, Kembalikan cinta kepada sang pemilik Cinta

Susah nya move on karena kamu belum sepenuhnya melepas dia pergi. Karena kamu masih menyimpan harapan dia akan kembali, bahwa kamu akan menyatu lagi. Padahal apa yang masih kamu harapkan dari dia? Kembali lagi lalu menyakiti lagi? Duh, mending jangan deh. 

Jika kamu berharap kepada dia, lebih daripada kamu berharap kepada Allah, maka yang kamu terima hanyalah kekecewaan belaka. Pasti itu. Apalagi masih ngarepin dia yang sebenarnya nggak mau lagi sama kamu? Hah! Sadar yuk. 

Pernah dengar kisah percintaan Zulaikha dengan nabi Yusuf? Ketika Zulaikha mengejar Nabi Yusuf, maka Allah jauhkan Yusuf dari nya, namun ketika Zulaikha mengejar cintanya Allah, maka Allah beri Yusuf kepadanya. Jadi kesimpulannya? Berhenti berharap pada dia, kembalikan harapan mu, cintamu hanya pada yang maha Cinta. Maka, jika dia memang terbaik buatmu, kamu akan mendapatkannya kembali, namun jika tidak, akan ada seorang yang terbaik, bahkan lebih baik daripada dia yang akan datang kepadamu. Tidakkah kau mempercayai janji Allah? 

2. Maafkan dan ikhlaskan

Tidak ada gunanya menyimpan dendam kepada dia. Komat Kamit berniat akan membalas perbuatan jahatnya suatu saat nanti. Duh, itu malah bikin kamu nggak tenang sepanjang hidup. Kamu akan selalu dibikin berat hati, seperti dipaksa agar terlihat lebih, lebih dan lebih baik lagi ketika tidak bersama dia. "Emang tidak boleh?" Boleh sebenarnya, malah bagus daripada kamu terlihat terpuruk di depan dia, tapi apa salahnya jika kamu memilih jalan damai dan berniat menjadi orang yang lebih baik lagi karena Allah, bukan karena ingin membuat dia menyesal. Malah, jalanmu akan lebih ringan. Makin mudah bisa jadi. 

Allah saja Maha Pemaaf, masa kamu yang hanya hambanya sok-sok an tidak mau memaafkan? Maafkan dia, lepas semua dendammu, lepas dia dengan ridho mu, ikhlaskan dia kemana pun dia pergi. Nggak usah lagi urus dia. Nanti, akan ada saatnya dia akan menyesal dengan sendirinya, tanpa kamu pancing. Maafkan dan ikhlaskan. Sudah, hidup mu akan tenang.

3. Alihkan dengan melakukan hal yang positif

Jika kamu terus-terus an galau tidak jelas. Hanya rebahan di kamar, guling-guling sambil mengingat betapa indahnya kenangan dulu bersama si Onoh, ya ngga bakal bisa move on dong. 

Harus bagaimana? Bangkit, cari hal yang sekiranya membuat mu sibuk, sibuk yang produktif. Kerjakan Hobby, bantu-bantu di rumah, bekerja, olahraga, baca buku, dengerin ceramah dan yang lain sebagainya. Intinya, kerjakan sesuatu sampai kamu fokus pada pekerjaan itu sehingga sekelibet ingatan tentang mantan hilang. Satu lagi, jangan dengarkan lagu-lagu yang liriknya sedih apalagi yang hampir sama dengan kisahmu.

4. Stop mempertanyakan kenapa hubungan itu berakhir

Yah, berasa kamu belum sepenuhnya menerima kenyataan itu. Masih merasa menyesal atas keteledoran kamu sehingga menyebabkan hubunganmu berakhir. Masih memikirkan, "Seandainya aku nggak begini, maka nggak akan berakhir", "Seandainya aku begini, maka dia tidak akan pergi" dan seandainya-seandainya lainnya yang benar-benar dominan dalam pikiranmu. Merasa bahwa Tuhan tidak adil. 

Stop it! Itu akan semakin menyiksa mu. Sudah, kalau memang hubungannya telah berakhir, lupakan. Tidak usah lagi mengingat apalagi mempertanyakan sesuatu yang sudah terlanjur terjadi dan mungkin tidak akan kembali. Tidak ada gunanya gengs.

5. Seimbangkan kenangan

Kamu kan susah banget nih buat move on dari dia karena salah satunya kenangan manis yang masih melekat di pikiranmu. Pertanyaan nya, kenapa hanya kenangan manis? Padahal yang lebih akhir terjadi, yaitu kenangan buruk. Hei, dia meninggalkanmu, dia menyakitimu, dia menghianatimu, lalu kamu dengan baik hatinya tetap mengingat dia dengan kenangan manis nya? Seolah-olah dia tidak pernah melakukan kesalahan. Oke fine jika hubungan kalian masih utuh, gapapa. Lah ini, udah putus kok yang masih diingat kenangan manis? Sadar dong.

Seimbangkan kenangan manis dan buruk mu. Kalau ada kenangan manis yang tak sengaja jalan di pikiranmu, maka jangan izinkan dia mampir, usir jauh-jauh dan segera ingat juga bagaimana dia yang kau puja-puja ternyata membuat luka, bagaimana dia yang kau sayang-sayang ternyata akhirnya membuang, bagaimana dia yang paling kamu sukai, ternyata menghianati. Kamu cukup bodoh sekali saja karena pernah berhubungan dengannya, jangan sampai kebodohan mu terulang karena masih tidak mau move on. (Ini untuk pasangan yang benar-benar toxic ya, btw jangan sampai membenci, kamu juga tetap mengingat beberapa kebaikannya, hargai)

6. Jangan kepo dengan kehidupan nya apalagi sosmed nya

Sudah mengikhlaskan, tapi masih kepo ke sana sini? Masih stalking sampai berjam-jam? Wah, itu mau dinamakan apa kalau masih begitu? Pastinya, kalau kamu sampai meluangkan waktumu hanya untuk kepo ke kehidupannya, mau lihat apakah dia bahagia, apakah dia sudah punya pengganti lain, apakah dia juga merasakan terpuruk atau bahkan akan menyesal? Oh, ini mah masih dikatakan nggak bisa move on!

Sudahlah, jika hubunganmu sudah berakhir, nggak usah lagi meluangkan waktu untuk mencari-cari tau tentang dia lagi, buat apa? Lebih baik tidak tahu apa-apa daripada tahu tapi akan membuatmu terluka. Ayok bangun, masih banyak yang harus kamu kerjakan daripada membuang waktu dengan ngestalk mantan. Beneran deh, sia-sia banget. Malah bikin mantan semakin bahagia karena sudah bikin kamu nggak bisa move on, artinya dia menang. Lah, mau kek gini?

7. Buang semua kenangan atau yang berhubungan dengan dia

Yaps betul. Kalau kamu masih melihat sesuatu yang berhubungan dengan dia, bagaimana caranya bisa lupa? Kalau setiap hari kamu bertemu dengan boneka pemberiannya, bagaimana caranya bisa lupa? Paling, akan bikin kamu nangis terus-menerus. 

Sudah, buang saja segalanya. Fotonya, rekam jejak digitalnya, chat-an nya, riwayat teleponnya dan semuanya pokoknya. "Tapi kan kak sayang kalau barang di buang", Oke, pengecualian buat barang yang masih berharga, kamu simpan dulu rapat-rapat, jangan dibuka sebelum kamu sudah benar-benar move on, atau sedekahkan ke orang lain, dapat pahala tuh. Enakan mana? Pilih, asal jangan tetap pilih memajangnya di kamar. Itu hal yang salah banget.

8. Berhenti berinteraksi

Tutup semua pintu komunikasi antar kamu dengan dia. Tidak usah lagi say halo apalagi sampai berteman lagi. Pengalamanku, kalau kamu memaksa kembali berhubungan, kamu akan makin susah move on. Seriously, berhubungan kembali, sok mau akrab lagi, sok mau melupakan semua itu adalah pilihan salah. Aku sudah mencobanya, dan kamu tahu apa jadinya? Makin tambah sayang! Makin susah buat melepas. 

Mungkin orang lain ada yang menggunakan cara berdamai. Boleh boleh saja, asal kamu sudah benar-benar move on dari dia, Asal kamu sudah bisa menerima segala kenyataan bahwa kamu sudah berakhir dengan dia, asal kamu tidak mempunyai dendam terselubung dan mending kamu punya pengganti dulu sebelum berhubungan lagi dengan dia, nanti kalau kamu jatuh lagi sama pesonanya gimana? Mau mengulang kisah yang lama? Bukan pilihan yang tepat.

9. Menjalin pertemanan dan memanfaatkan saran-saran baiknya 

Pindah haluan deh, kalau kamu apa-apa nya sering ke dia, sekarang ke temanmu saja. Sering-seringlah berkumpul dengan mereka, jangan berdiam diri dikamar, terpuruk menangis. Aduh, nggak jaman, ayok bangkit. Hahahihi lagi bareng teman-teman mu. Minta saran apa yang harus kamu lakukan kedepannya. Pastinya, ambil jika sarannya mendukung dan mengarah ke kebaikan ya. 

10. Mengevaluasi diri

Tentu, kamu harus melakukan penelitian terhadap dirimu sendiri. Kenapa sih dia meninggalkanmu, apa kesalahan fatal yang kamu perbuat. Bukan maksud menyesali agar ingin kembali, tapi sebagai pembelajaran, agar dirimu lebih berhati-hati lagi jika sedang berinteraksi dengan orang lain, bukan hanya dengan pasangan gagal mu itu.

Kamu harus intropeksi diri, bukan agar dia menyesali perbuatannya lalu balik lagi, tapi agar kamu semakin menjadi orang yang lebih baik lagi dan mendapatkan orang yang terbaik, lebih baik dari dia lagi.

Hakikat move on

Bagaimana siap untuk move on? Yuk lakukan cara move on tanpa ribet dan mudah seperti cara di atas. Lalu cerita disini yuk, bagaimana proses selama move on mu dan apakah berhasil? Pasti dong. Yakin. 

Baca juga

Jangan takut menjadi jomblo

Move on yuk

{{ x.judul }}

Unknown

Terimakasih motivasinya kak Sulfa🤗🥺