Cari Apa?

Review Novel, "A Hole In The Head"

Review Novel, "A Hole In The Head"

Review Novel a hole in the head


Identitas Novel

Judul: A Holeole In The Head

Penulis: Annisa Ihsani

Penerbit: PT Gramedia pustaka

Tahun terbit: 2017

Jumlah halaman: 231

Pengulas: Sulfaini

Sinopsis Novel

Musim panas telah tiba dan Ann bersemangat menyambut liburannya di monchblick in, penginapan paling populer di Lauterbrunnen. 

Atau setidaknya, pernah populer

Penginapan tua itu kini sepi pengunjung, bahkan saat puncak liburan begini. Para tamu mengeluh tentang bunyi derap langkah tanpa sosok di koridor dan kengerian menyelimuti kamar 303. Bahkan Ann sendiri harus mengakui memang ada yang meresahkan di dalam kamar tersebut. 

Dengan bantuan Jo, cucu sang koki penginapan, Ann mulai mencari petunjuk untuk memecahkan misteri monchblick inn. Dua anak berusia tiga belas tahun itu menemukan fakta tentang persaingan lama, rumor liar yang berseliweran, dan kejanggalan paranormal misterius yang tiba-tiba muncul. 

Akankah rahasia yang menyelubungi penginapan tersebut berhasil mereka bongkar?

Mau ku ceritakan lebih lanjut? Baik, duduklah dengan manis

Ann sebenarnya akan berlibur dengan neneknya, namun karena neneknya harus menjaga anaknya yang baru lahiran, akhirnya liburan dengan nenek dibatalkan. Sebagai gantinya, Ann di diberi kesempatan untuk berlibur di tempat ayahnya, Lauterbrunnen; monchblick. 

Iya, orang tua Ann bercerai saat Ann berumur dua tahun. Orang tuanya menikah muda, namun ketika menikah, banyak sekali percekcokannya yang berending cerai. Gerthan, ayahnya menikah lagi dengan Nina dan tinggal disana sambil membantu Nina mengurus penginapan yang diwarisi oleh ayah Nina. Sedangkan Ann, hidup bersama Indira, ibunya. Namun, kedua orang ini tetap berhubungan baik, apalagi yang menyangkut dengan anaknya, mereka kompak menjaga dan ingin membahagiakan Ann. Seperti liburan ini, ayah dan ibunya merencanakan agar Ann liburan ke tempat tinggal ayahnya saja daripada tidak berlibur karena neneknya yang tidak bisa meninggalkan anaknya yang sedang lahiran. 

Sesampainya disana, Ann disambut meriah oleh Mama Nina, Emil dan paman Daniel. Mereka sangat senang dipertemukan kembali setelah sekian lama. 

Di sana, Ann tidak akan terlalu banyak menghabiskan waktu dengan gerthan, sebab ia harus mengurus penginapan yang ternyata ada masalah, begitu pula dengan Nina. Ann berkenalan dengan Jo, cucu koki monchblick, mereka berteman dekat dan sesekali menjelajahi dan bermain di tempat-tempat liburan di sana. 

Tanpa disengaja, Ann selalu mendengar Mama Nina, paman Daniel dan kadang ayahnya gerthan mendiskusikan tentang permasalahan penginapan ini. Biasanya, penginapan monchblick adalah penginapan populer dan paling banyak pengunjung apalagi di musim panas ini, namun sekarang malah semakin sepi, para pengunjung tidak tahan berlama-lama di sana, ada hantu katanya. 

Setiap malam, akan ada kejadian pintu yang diketuk, namun ketika dibuka, tidak ada orang. Kemudian akan ada derap langkah kaki yang seperti menjauh. Ann pun pernah merasakan nya, sebab Ann juga tinggal di salah satu penginapan tersebut. Paling menyeramkan tepat berada di kamar 303, suasananya rasanya mencekam dan siapa yang berada di sana tidak akan tenang. 

Menurut desas desus nya, di kamar 303 ada arwah Matteo yang bergentayangan. Matteo mati karena bunuh diri di pohon dekat penginapan yang sudah Mama Nina tebang satu setengah tahun yang lalu. Sejak itulah, katanya Matteo tidak mempunyai rumah sehingga ia beralih tinggal di kamar 303. 

Sebenarnya Ann tidak ingin ikut campur, namun ketika melihat betapa meng sedihnya dan riweuh nya Mama Nina dan ayahnya dalam mengurus masalah ini dan sedikitnya pendapatan mereka, hati Ann tergerak untuk menyelidiki permasalahan tersebut. Ann mengajak Jo untuk membantunya, namun Jo tidak ingin terkena masalah.

Ann bereaksi sendiri, pertama dia ingin melihat dan merasakan sendiri bagaimana suasana kamar 303 yang katanya menakutkan dan menyeramkan. Setelah Ann berhasil masuk, Ann setuju bahwa kamar 303 memang menyeramkan, suasananya tidak nyaman. Bahkan, saking takutnya, Ann terjatuh dan terluka, sedikit tapi dalam; sampai harus dijahit. 

Ketika melihat luka Ann, Jo berubah pikiran. Ia akan membantu Ann dalam memecahkan masalah ini, Ann kembali bersemangat dan mengatur strategi. 

Menemui Ravi; sang pencetus pertama cerita hantu Matteo. Bertemu dengan seorang kakek yang pernah hidup bersama Matteo, memancing nenek Jo bercerita tentang Ravi dan usaha lainnya. Mereka berpikir, saling tukar pendapat, mengumpulkan informasi-informasi, menyimpulkan review-review para pengunjung penginapan dan usaha lainnya. Terkadang, mereka tidak menemukan ide lagi, buntu. Terkadang ingin menyerah, apalagi masa liburan Ann sudah hampir habis, sedangkan permasalahannya belum terselesaikan.

Hingga akhirnya, datanglah Igor; seseorang yang cenayang dan paranormal katanya. Ia bisa membaca masa depan seseorang, ia juga bisa tahu kehidupan lama seseorang dan dia juga bisa berbicara dengan arwah-arwah yang sudah meninggal, Matteo contohnya. Jadi, Igor menawarkan bantuan untuk mengusir Matteo dan suasana penginapan akan kembali seperti dulu. Mama Nina menyetujuinya, ritual pengusiran akan dilakukan di malam hari.

Ann mengajak Jo agar ikut, namun Jo tidak mempunyai alasan berada disana ketika malam hari sehingga Ann harus sendirian. Ritual dilakukan, mereka semua memasuki ruangan yang gelap, hanya ada lilin. Igor menyuruh semuanya berpegangan tangan dan tidak boleh ada yang berbicara. Berbagai kejadian aneh pun terjadi, seperti lilin yang terbang sendiri lalu mati, papan yang bergerak sendiri menulis "ya", "tidak", "rumah" dan akuan nya sebagai Matteo serta yang lainnya. Mereka semua tidak tahan dengan keadaan yang mencekam sehingga ritual nya tidak sampai habis. 

Lalu, Ann bertemu dengan Jo dan menceritakan semua kejadiannya. Mereka menemukan kejanggalan, petunjuk bahwa Igor hanyalah pembohong, semuanya adalah rekayasa. Dan… hihi ada kejutan besar, yang kalian pun akan terkejut. Apa itu? Baca dong novelnya haha. Nggak boleh spoiler, kita harus menghargai penulisnya.

Aku spill salah satu part dan yang bikin aku terkesan. 

A hole in the head

Clue nya, Ann bisa menemukan siapa tokoh pembuat onar tentang kekacauan selama ini. Uhuy

Kesan membaca novel A Hole In The Head?

Menakjubkan, amazing, bagus banget. Sampe pengen baca ulang lagi, sampe terngiang-ngiang per part-nya, sampe nyesel kok bisa tamat ceritanya dan yang lainnya wkwk.

Ide penulisnya brilian! Bagaimana tidak membuatku takjub? Hei, dua anak berusia tiga belas tahun memecahkan permasalahan orang dewasa, membongkar kebohongan selama satu setengah tahun hanya dengan waktu semingguan. Yang biasanya anak kalau diceritakan soal hantu; menghindar, tapi luar biasanya dua anak ini malah menyelidiki. 

Apalagi Ann, kecil-kecil udah pintar sulap. Meskipun, sulap itu palsu. Semuanya hanya tergantung trik. Namun dengan ia bisa sulap, Ann bisa mendapat petunjuk tentang kebohongan Igor yang menjudge bahwa dirinya cenayang, bisa berbicara dengan arwah dan membaca masa depan. Semuanya adalah omong kosong dan trik yang tidak semua orang peka. 

Petualangan, eksperimen, mengendap-endap, berpikir keras, usaha nya yang besar membuat ceritanya semakin hidup dan mengasyikkan. Ann yang seharusnya menghabiskan waktunya untuk liburan kesana sini, dihabiskan dengan melakukan penyelidikan, tentu ini lebih seru daripada hanya sekedar liburan. Bagus banget, parah. 

Alurnya yang sangat rentet sekali, bubuhan kalimat yang semakin menghipnotis membaca agar bisa menikmati ceritanya, penjelasan detail di setiap suasana menambah hidup dan berasa nyata. Apalagi, ide penulis yang bisa menceritakan kurang lebih sepuluh hari liburan sebentar Ann menjadi lumayan panjang, sekitar dua ratus tiga puluhan halaman. Mantap banget kan? 

Pokoknya kalau kalian belum baca, wajib baca mah! Rugi banget. Aku sebenarnya nggak terlalu suka sama genre petualangan apalagi ditambah fantasi, tapi sepertinya genre ini akan menjadi genre favoritku setelah genre agamis dan romantis. Gegara bagus banget nih cerita, gak bohong beneran. 

Kelebihan dan kekurangan novel

Ide penulisnya bagus, aku baru nemu kisah seorang anak tiga belas tahun berpetualang dan memecahkan permasalahan besar. 

Setiap penjelasan part-nya, pendetailan suasananya, jalan ceritanya begitu nyata. Merasa sedang berada di tengah-tengah mereka tapi hanya sebagai penonton saja wkwk. 

Alurnya runtut, setiap petualangannya sangat menyerukan. Tidak ngebosenin, pengen terus dibaca, pengen cepat-cepat menyelesaikan tapi setelah selesai hampa haha. Tentu, pasti banyak pembelajaran, tentang keluarga, trik sulap, trik paranormal, pemecahan masalah dan masih banyak yang lain.

Novel A Hole In The Head sangat layak dibaca oleh semua kalangan, bahkan Meskipun oleh anak-anak yang belum cukup umur. Aku sudah membaca, bagaimana dengan kamu? Yuk, baca lalu review disini.

Baca juga;

Review novel Tere Liye "Negeri para badebah"

Review novel Harry Potter dan batu bertuah

{{ x.judul }}