Cari Apa?

Ini Dia, Cara Agar Naskah Cerpen dimuat di Koran Solopos, Ah Tenane

Ini Dia, Cara Agar Naskah Cerpen dimuat di Koran Solopos, Ah Tenane

 

Cara naskah dimuat di koran Solopos

Mau tau gimana caranya biar cerpen dimuat di koran Solopos? Pantengin tulisan ini, baca teliti jangan sampai ada yang di lewati.

Sebenarnya dari dulu sudah pengen berbagi ini, cuma masih kurang PD karena masih belum banyak yang di post. Sekarang sudah empat kali dimuat lumayan lah yaaa~

Apa itu Koran Solopos?

Setahu aku, koran Solopos ialah koron solo yang terbit tiap hari selain hari Ahad dan tanggal merah. Namanya koran, pasti muat berbagai wawasan, seperti berita, hal update dan salah satu yang menjadi titik fokus yaitu cerpen Ah Tenane. 

Kalau tidak salah, cerpen Ah Tenane judul dan gambarnya berada di halaman paling depan dan cerpen utuhnya berada di halaman 4. Setiap koran di terbitkan, admin membutuhkan satu cerita Ah Tenane. Jadi, pemuatan cerpen ini peluangnya besar.

Baiklah, mari kita mulai~

Apa Saja Ketentuan Mengirim Naskah Ah Tenane?

Cara cerpen dimuat di koran Solopos

Ketentuan Cerita

Sejauh yang aku tahu, cerpen ah Tenane berisi cerita receh yang dialami oleh diri sendiri atau orang lain. Cerpen ini bisa berupa kejadian lucu, memalukan, unik, tragis yang berujung tawa, kesialan yang ketika diingat-ingat lucu dan yang lainnya. Intinya cerpen ini ringan dan pasti membuat tertawa.

Di dalam memberi nama di cerpen Ah Tenane, terdapat peraturan khusus yang ditetapkan. Untuk tokoh laki-laki, nama tokohnya harus bernama Jon Koplo dan Tom Gembus. Sedangkan untuk nama perempuan, harus bernama Genduk Nicole dan Lady Cempluk. Dalam memberi nama tersebut hubungan per tokohnya bebas, bisa menjadi saudara, keluarga, teman, orang lain ataupun orang asing.

Ketentuan Naskah

Naskah ditulis di Microsoft word sekitar 1-2 lembar kertas A4, font Time New Roman ukuran 12 dengan spasi 1,5. Sedangkan untuk margin pakai bawaan saja.

Mencantumkan biodata sesuai KTP di bawah naskah, lebih di rekomendasikan kalau mencantumkan foto diri dan KTP (Tapi tidak wajib). Jangan lupa mencantumkan No Rekening dan nama rekening lebih di rekomendasikan sama dengan nama pengirim (Mudahnya transfer honor).

Cara Kirim

Naskah yang sudah rapi dan selesai bisa dikirim melalui email Solopos redaksi@solopos.co.id dengan subjek, "Ah Tenane". Dalam mengirim email, sertakan kalimat penghantar yang baik dan sopan serta format nama filenya yaitu nama asli dan judul naskah.

Dalam pemuatan, aku kurang tahu harus nunggu berapa lama, sepengalamanku, empat naskahku dimuat tiga hari setelah pengiriman naskah, seminggu setelah pengiriman naskah, setengah bulan setelah pengiriman naskah dan 22 hari setelah pengiriman naskah. Namun biasanya, setelah seminggu aku ngirim tapi tidak dimuat, aku kembali mengirim naskah baru di email yang sama. 

Untuk melihat apakah naskah kita dimuat atau tidak, maka kalian bisa bergabung di grup FB yang bernama, "Jon Koplo Hari ini". Disana berisi tulisan siapa saja yang dimuat beserta gambar korannya. Jadi, naskah yang dimuat bisa dibaca di sana, sepengalamanku juga naskah tersebut biasanya sudah ada proses editing. Di grup tersebut juga kadang terdapat clue clue pemuatan, jadi bisa lebih mudah tau ya gaes ya.

Dalam pemuatan, tidak dipastikan sekali ngirim langsung dimuat. Karena pesaing yang mengirim juga ngga sedikit. Aku saja selama mengirim beberapakali naskah baru dimuat wkwk. Tinggal keburuntungan dan seberapa unik dan lucu cerita tersebut. So, jangan dulu menyerah kalau ngirim sekali tapi ngga dimuat yaaa. Asal konsisten ngirim dan tidak nyerah, insyaallah admin Solopos terbuka hatinya untuk memuat naskah mu wkwk Aamiin dong.

Fee Pemuatan Naskah

Sepanjang naskahku di muat, fee yang aku dapat itu satu naskah 75k (Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah) di TF di no rekening yang sudah tercantum di email setelah sebulan pemuatan. Jadi kalau naskah mu di muat tanggal 1 Juli, pembayarannya 1 Agustus.

Hal ini tidak terlalu menjadi beban dan kekhawatiran bagi penulis Ah Tenane, karena yang penting dimuat dan dapat cuan. Toh ini cuma iseng-iseng an yang dibayar ya kan wkwk maksudnya bukan pekerjaan utama, jadi tidak terlalu bermasalah.

Ketika naskah kita dimuat sekali saja, maka keinginan untuk mengirim terus-menerus akan semakin menggebu, seperti kecanduan aja gitu. Meskipun pengalamanku, lebih banyak naskah yang ditolak, aku tidak pernah nyerah atau males buat ngirim naskah, selagi aku punya bahan untuk ditulis maka pasti aku akan mengirim lagi, lagi dan lagi. Sampai di muat dan harus kirim lagi, yaaa kalo bisa berlangganan gitu hehe

Peluang mengirim naskah cerpen Ah Tenane lumayan berpeluang besar nan lebar. So, kalian mau jadi penulis koran Solopos juga? Praktik langsung yuk, habis itu sharing kuy disini gimana rasanya wkwk. Siapa tau dimuat yakan.

Contoh pemuatan naskah

Cerita Ah Tenane, Ban Bocor

{{ x.judul }}